Article, My Story

25 intisari kiat sukses masa muda

*Tulisan ini saya buat dalam rangka memperingati hari lahir saya ke-24 tahun (09 november 1990 –  09 November 2014).

[dropcap style=”flat”]S[/dropcap]etiap yang dilahirkan ke dunia ini akan mengalami suatu masa tempuh yang dinamakan kehidupan. Kehidupan itu sendiri sebenarnya adalah sebuah fase peralihan. Manusia, makhluk yang melangsungkan hidup di dunia ini sudah terlebih dahulu melalui alam ruh (alam sebelum jasad manusia diciptakan) dan alam rahim (alam kandungan ibu). Setiap manusia, walau tidak sama masa hidupnya, kelak setelahnya akan beralih ke dua masa lagi, alam kubur dan alam akhirat. Demikian, sampailah ia pada masa yang kekal, tak seperti hidup di alam dunia yang terbatas masanya.

25 inspirasi kiat sukses masa muda_Adhitya Fernando

Perguliran masa hidup manusia dihitung menurut hitungan tahun. Lazimnya, manusia melakukan perayaan setiap berlalu satu tahun masa hidup pada hari lahirnya. Perayaan ini, sekalipun tidak termasuk amal ketaatan,  namun ia adalah amal kebaikan selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Di zaman ini perayaan tersebut dilakukan dengan beragam cara, bagi saya yang terpenting adalah jangan sampai kita kehilangan makna. Ulang tahun sesungguhnya adalah momentum evaluasi dan refleksi terhadap tahun-tahun yang telah berlalu.

Mengingat masa lampau dan kematian
Allah Swt mengingatkan kita: “Perhatikan masa lampaumu untuk hari esokmu” (QS al Hasyr 59:18). Terhadap masa-masa yang sudah berlalu, adalah dosa dan kesalahan yang pernah dengan ataupun tidak sengaja saya lakukan, menjadi refleksi utama. Hal tersebut membawa ingatan saya pada hadist Nabi Muhammad Saw, “Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah).

Hari ulang tahun juga merupakan momentum yang bahagia, selain mengingat dan bersyukur atas segala pencapaian yang telah berhasil diraih, ditambah suka cita dari ucapan salam dan selamat juga do’a dari keluarga, rekan dan karib kerabat. Banyak diantara ucapan yang saya terima adalah “Semoga panjang umur”. Saya tahu bahwa ucapan tersebut bukanlah hitungan matematis, karenanya saya artikan sebagai pengingat agar saya senantiasa mengisi umur dengan hal-hal yang baik, dengan amal sholeh dan karya yang bermanfaat untuk seluruh umat manusia, sehingga aliran pahala darinya akan terus berjalan sekalipun hayat tak lagi dikandung badan.

Psikologis usia 25 tahun
Jika usia 17 tahun dianggap merupakan masa remaja, dan masa yang paling indah, tidak demikan halnya dengan usia 25. Laverne Antrobus, seorang psikolog dari Clinic London menyatakan bahwa usia 25 merupakan masa remaja akhir, dan masa yang cukup rentan. Di usia 25 tahun inilah otak mulai mereorganisasi sendiri. Seseorang mulai memandang dan memikirkan suatu hal secara berbeda, pikiran menjadi lebih matang dan dewasa.

Sebuah penelitian baru yang diungkap oleh National Geographic menyatakan bahwa usia 25 adalah usia terbaik manusia. Adalah Kristina Streiner, doktor psikologi dari University of New Hampshire yang melakukan penelitian tersebut. Sesungguhnya sangat banyak perubahan-perubahan yang terjadi pada masa usia 25, baik perubahan yang terjadi oleh dorongan sendiri ataupun karena dorongan dari lingkungan orang sekitar, seperti halnya berubahnya cara pandang orang terhadap diri Anda sehingga memaksa Anda meninggalkan cara berifikir remaja.

Polemik yang muncul
Pada usia 25 tahun, orang pada umumnya akan memandang Anda sebagai karakter tersendiri, lepas dari keluarga. Jika Anda mempunyai kendaraan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Anda mendapatkannya dari usaha sendiri atau dari orang tua. Contoh lainnya, fokus pertanyaan bukan lagi sudah berapa lama Anda belajar, tetapi dimana Anda sekarang bekerja. Pertanyaan-pertanyaan seperti dimana Anda bekerja, apa profesi Anda, apakah Anda sudah menikah, akan lebih sering dijumpai.

Perubahan paragima di lingkungan sosial pun terjadi, Anda seolah mempunyai jati diri baru. Nama besar orang tua, karib kerabat sudah tidak melekat secara nyata, tetapi apa yang sudah dan akan Anda capailah yang akan menentukan eksistensi Anda. Akan banyak tekanan yang terjadi pada usia ini. Dalam pergaulan sosial contohnya, Anda tidak akan lagi dengan mudah menemukan teman yang dapat menemani Anda hang out. Dunia seolah hanya membicarakan waktu produktif dan memikirkan aktivitas-aktivitas yang dapat menjamin kelangsungan hidup. Teman-teman Anda seolah menjauh karena mengejar impainnya masing-masing. Anda tidak lagi memiliki waktu bersama untuk bersenang-senang dengan mereka.  Perbincangan mengenai karir, jodoh dan masa depan menuntut keseriusan Anda. Jika Anda kaget akan hal ini, barangkali Anda masih terjebak pada mental remaja.

Selain itu, masalah kemandirian juga merupakan hal yang barangkali menjadi tekanan bagi Anda. Anda sudah merasa malu untuk menggantungkan hidup sepenuhnya pada orang tua. Namun disaat yang sama Anda masih belum mampu untuk lepas dari mereka, barangkali karena paska pendidikan Anda masih belum menemukan karir, atau Anda masih dalam perjalanan menggapai sesuatu yang Anda impikan dsb. Pengertian orang tua masih terasa pada masa ini, biasanya sesekali orang tua masih memberikan perhatian (biaya) untuk memastikan Anda dapat terus berjalan dan tidak mundur kebelakang. Keputusan-keputusan sulit juga akan banyak muncul di usia ini. Namun, ini adalah masa yang menarik. Masa ini adalah masa pembelajaran dimana keseriusan hidup benar-benar diuji, dan cara Anda bertahan dalam melalui masa-masa ini akan sangat menentukan keberhasilan Anda di masa depan.

Membagi kisah hikmah
25 tahun sudah perjalanan hidup saya. Segala hal yang saya utarakan diatas sedang dan masih akan saya lalui. Namun setidaknya bagi saya pribadi, masalah kepribadian, masalah sosial dan faktor-faktor psikologis bukan lagi termasuk kendala yang merintangi perjalanan hidup saya. Sementara itu, dalam hal kemandirian, pengalaman bekerja dan menghasilkan uang juga sudah saya lakukan, walau tidak secara formal, namun cukup untuk menyambung hidup dan memodali impian saya, bahkan lebih baik daripada pekerja diumur seusia saya. Masih dalam ekonomi, di usia ini kita dituntut untuk dapat menemukan ataupun menciptakan sumber pendapatan yang dapat menjamin keberlangsungan hidup, apakah Anda memilih untuk bekerja di perusahaan, menjadi PNS, berwirausaha ataupun usaha lainnya.

Sampai setengah abad ini, alhamdulillah telah banyak hal yang saya lakukan, banyak hal yang telah saya capai, banyak hal yang telah saya pelajari, banyak yang telah saya kuasai. Ditengah semua itu, tidak dinafikkan bahwa masih banyak kelemahan dan kekurangan yang saya rasakan, banyak hal yang masih harus saya pelajari, saya capai dan saya laksanakan. Adapun terhadap semua hal yang telah dan akan saya capai sejauh ini, bagi saya adalah suatu yang luar biasa, dalam bahasa tepatnya “ketidakmungkinan yang menjadi kenyataan”, banyak hal yang diluar ekspektasi banyak orang bisa saya taklukkan. Pengakuan ini semata sebagai bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada saya. Semoga Allah selalu memberikan kekuatan untuk kita berusaha dan memberikan karya-karya nyata untuk kehidupan ini.

Di momentum ulang tahun, saya meminta kado dari Anda sekalian. Ups..bukan. Tulisan ini adalah kado untuk Anda, sahabat yang setia menemani dan mendukung perjalanan saya. Saya ingin membagikan 25 catatan refleksi tentang kehidupan yang sudah saya jalani dan rencana kehidupan saya dimasa yang akan datang. Semoga dapat Anda ambil sebagai pelajaran dan hikmah dari perjalanan hidup saya. Selamat datang di dunia sesungguhnya!

[accordion]
[spoiler title=”1. Taqwa membawa kebaikan” style=”fancy”] Allah Swt adalah pemilik alam semesta dan segala isinya ini, Dia lah yang mengatur setiap makhluk dan ketentuan di alam ini. Selain mengenal jati diri, di usia ini Anda hendaknya sudah mempunyai kematangan iman, punya pengetahuan yang baik tentang agama dan mampu melaksanakan perintah agama dengan baik. Agama akan menuntun Anda untuk bisa memperoleh kehidupan yang sukses di dunia dan di akhirat kelak.

Kehidupan ini keras, maka lembutkanlah dengan ketaatanmu pada Allah Swt. Jalani perintahnya dan jauhi larangannya, Ia akan mengangkat derajatmu di dunia. Perhatikanlah kisah hidup orang besar, mereka selalu menjaga kedekatan-Nya dengan Allah Swt, mereka melaksanakan amal yang lebih dari orang pada umumnya. Banyak dari mereka yang merutinkan tahajjud, shalat dhuha, puasa senin-kamis, infaq dan sedekah serta amalan lainnya.

Memintalah padaNya, bawalah hati Anda dekat pada-Nya, niscaya Ia akan menjadi penerang yang menuntut jalan Anda mencapai apa yang Anda inginkan. [/spoiler]

[spoiler title=”2. Dukungan keluarga adalah yang utama” style=”fancy”] Tiada yang lebih menentramkan selain berada ditengah-tengah keluarga. Keluarga adalah tempat terdekat dimana Anda bisa mengadu, tempat dimana Anda bisa mendapat perhatian lebih. Dalam keluarga pula sesunggunya energi kehidupan yang lebih besar bisa Anda dapatkan. Sebesar apapun baiknya sahabat, keluarga jualah yang akhirnya akan menjadi sandaran Anda. Bangunlah hubungan yang baik dengan keluarga, kepada kedua orang tua khususnya. Perbaikilah hubungan yang mungkin saat remaja sempat renggang. Sesungguhnya do’a dan restu orang tualah yang akan mengantarkan Anda kepada kehidupan yang baik lagi sukses di masa depan.

Pada usia ini, Anda akan mendapatkan tempat yang lebih utama di dalam keluarga, Anda akan lebih dihargai, baik pendapat, pola fikir dan pilihan-pilihan yang Anda ambil, karena Anda dianggap sebagai pribadi dewasa yang mampu bertanggung jawab. Jangan sungkan berkonsultasi dengan orang tua, mereka telah melalui pahit-getir kehidupan, mereka akan memberikan saran-saran yang akan membangun Anda menjadi pribadi yang lebih baik.

Di usia ini, mulai melekat rasa tanggung jawab pada diri Anda untuk membantu keluarga dan lebih peduli kepada mereka. Usahakan agar Anda sudah dan sesegera mungkin mulai meringankan beban mereka, baik mungkin secara finansial ataupun fikiran. Perhatian Anda sangat berarti, mulailah dengan membantu memecahkan masalah-masalah keluarga.

Mulai sekarang, pastikan Anda membangun jalinan yang erat dengan orang tua. Rasakan hangatnya keberadaan mereka, jika Anda tinggal jauh dari mereka, relakanlah beberapa menit waktu Anda untuk menanyakan kabar mereka. [/spoiler]

[spoiler title=”3. Lingkungan memiliki pengaruh besar” style=”fancy”] “Berteman dengan penjual parfum, Anda akan kebagian harum aromanya”. Lingkungan dan orang-orang di sekitar mempunyai pengaruh yang besar terhadap diri Anda, mereka akan dominan membentuk pola pikir, cara pandang dan tujuan hidup Anda. Maka bergaullah degan orang-orang baik yang akan membawa kebaikan untuk hidup Anda. Terlebih di usia seperti ini, Anda dituntut untuk dapat lebih selektif dan tegas, harus mampu berkata tidak pada hal-hal yang hanya membawa keburukan, pada kebiasan-kebiasaan buruk, pada pola pikir remaja. Anda harus hadir sebagai pribadi dewasa yang matang dan siap menempuh kehidupan baru sebagai manusia dewasa.

Selain itu, lingkungan berpengaruh pada impian yang Anda capai. “Get linked”, berkenalan, berkomunikasi dan bangunlah hubungan dengan orang-orang yang punya ketertarikan, punya pengalaman dan punya latar belakang yang terkait dengan impian Anda. Hal ini akan sangat membantu langkah Anda menuju sukses. [/spoiler]

[spoiler title=”4. Lakukan selagi muda” style=”fancy”] Anda akan merasakan ruang gerak Anda tidak sebebas dulu ketika remaja. Anda tidak akan dengan mudah dapat melakukan eksperimen-eksperimen misi hidup, tidak mudah melakukan sesuatu sesuai keinginan. Keadaan ini terkadang mengerikan, banyak hal yang seolah memenjara langkah Anda. Mulai dari usia, keuangan, dunia sosial yang tidak sama lagi.

Hanya di usia remaja lah Anda bisa melakukan segalanya sesuka hati. Itulah masa dimana Anda begitu bertenaga, banyak keinginan, penuh semangat dan daya juang yang idealis. Sayang sekali jika masa ini Anda manfaatkan hanya dengan bersenang-senang, bermalas-malasan, seolah hidup selalu mudah. Inilah masa dimana karakter Anda berkembang cepat, di masa remaja ini Anda harus seharusnya bisa menganalisa kelebihan, keunikan, dan kekurangan diri Anda sendiri.

Ikutilah berbagai kegiatan, dengan begitu soft skill dan jiwa kepemimpinan Anda akan terlatih. Ikuti organisasi, banyak pelajaran yang tidak Anda dapatkan di kelas ataupun bangku kuliah. Selain itu berorganisasi mendorong Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang, dan hal tersebut akan membangun kepribadian yang mantap. Cobalah gapai keinginan-keinginan tertinggimu selagi muda, ikuti kegiatan nasional, ikut konferensi internasional, ikut lomba kemana-kemana, melakukan perjalanan dengan teman-teman dsb, hal tersebut jika dilakukan dengan baik maka akan menjadi modal yang sangat berharga untuk masa depan Anda. Itulah pengalaman yang tidak bisa dibeli.

Beli masa depan Anda dengan harga hari ini. Anda harus belajar berbagai hal sebanyak mungkin, tekun, giat, karena masa depan harganya mahal bagi orang yang tidak berilmu. Jangan takut salah dan jangan jadi peragu. Anda bisa memperbaiki kesalahan Anda selagi muda. Latih diri Anda mengambil keputusan. Melakukan kesalahan itu biasa, yang tidak dibolehkan adalah melakukan kesalahan yang sama berulang kali.

Semakin banyak Anda melakukan kesalahan, semakin kecil kemungkinan Anda melakukan kesalahan baru. Semakin sedikit hal yang harus susah payah Anda pelajari selanjutnya dan menyingkirkannya dari kehidupan Anda, yang mungkin akan merintangi langkah sukses Anda di masa depan. [/spoiler]

[spoiler title=”5. Prioritas akan membentuk Anda” style=”fancy”] Rutinitas yang Anda harus hadapi setiap hari mungkin acap kali membuat Anda merasa bosan. Namun tanpa disadari ia berpengaruh besar terhadap masa-masa yang akan datang. Prioritas, satu atau beberapa hal yang benar-benar Anda sukai dan fokus mengerjakannya akan membentuk suatu interaksi energi, disana terlibat ilmu, komunitas dan kesempatan.

Jika Anda sungguh-sungguh dalam suatu hal tertentu, biasanya Anda akan banyak berinteraksi dengan orang-orang yang punya latar belakang yang sama. Dari sini akan tercipta peluang dan kesempatan, setiap kesempatan yang Anda manfaatkan akan memperkaya pengetahuan Anda.

Anda juga harus belajar bagaimana mengatur prioritas, membagi waktu ditengah lingkaran rutinitas. Anda bisa melakukannya dengan membuat skala prioritas, membuat rencana sebaik mungkin sehingga dapat dijadikan panduan. Atur waktu dan prioritas Anda sebaik mungkin, kesibukan yang Anda jalani jangan sampai membuat Anda lupa bahwa Anda hidup di masa sekarang. Jalani hidupmu saat ini sebaik dan sebahagia mungkin. Kerja keras tidak akan sia-sia. [/spoiler]

[spoiler title=”6. Pengalaman mempermudah jalan” style=”fancy”] Pengalaman adalah ilmu dan guru yang paling berharga, demikian ucapan bijak yang sering kita dengar. Hidup ini adalah pembelajaran, dan orang-orang yang belajar dengan cepat dan sigap akan sampai lebih awal. Raihlah berbagai pengalaman, ini akan mempermudah Anda melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak ada usaha dalam hidup ini yang tidak trial and error, keberhasilan tidak diraih semudah membalikkan telapak tangan, dan membutuhkan waktu.

Ilmu dari berbagai pengalaman yang Anda raih semuda mungkin akan banyak memangkas waktu yang harus Anda investasikan dalam proses  Anda mencapai impian-impian yang Anda rencanakan, dengan demikian membuat Anda lebih gesit dan lebih efisien dalam melangkah dibanding orang lain yang hanya punya sedikit pengalaman, mereka cenderung lebih kaku, Anda bisa menjadi unggul lebih cepat.

Maka perhatikanlah bahwa ada ilmu, keterampilan dan kemampuan yang harusnya sudah Anda kuasai sejak muda, sadarilah secepatnya. Jangan sampai usaha Anda di masa depan terkendala oleh hal tersebut yang seharusnya sudah Anda kuasai, dan yang seharusnya bisa Anda pelajari di waktu luang, yaitu di masa muda. [/spoiler]

[spoiler title=”7. Jangan terjebak pada comparison gap” style=”fancy”] Setiap orang adalah identitas yang unik, mempunyai jati diri yang berbeda dan pilihan hidup yang berbeda pula. Anda tidak bisa dan tidak elok jika membandingkan diri Anda dengan orang lainnya. Jadilah diri Anda sendiri, diri yang asli, bukan replika orang lain. Ciptakan langkah hidup Anda sendiri, Anda juga akan berhasil jika kerja keras dan sungguh-sungguh. Ingat bahwa “hasil tidak pernah mengingkari usaha”. Syukuri apapun keadaan Anda saat ini, percayalah bahwa diri Anda merupakan anugerah terbaik dari Allah Swt.

Membandingkan dengan orang lain cenderung membuat Anda minder, merasa rendah diri dan dipenuhi dengan ketakutan. Hal tersebut tentu akan sangat merugikan Anda. Setiap manusia dibekali dengan kemampuan yang sama. Jika Anda perhatikan orang-orang sukses di dunia ini sungguh mereka mempunyai jalan hidup yang berbeda-beda dan cara perjuangan yang berbeda-beda, “tidak hanya satu jalan menuju Roma”, ucapan orang bijak. Mari ciptakan kesuksesan asli diri Anda.

Bukan berarti Anda tidak boleh melihat perkembangan orang lain, terutama bacalah kisah-kisah sukses orang besar saat ini. Baca biografi mereka, apa yang mereka lakukan pada waktu seusia Anda. Jadikan itu sebagai panduan dan bahan untuk mengukur langkah Anda. [/spoiler]

[spoiler title=”8. Lakukan perjalanan” style=”fancy”] Percaya atau tidak, perjalanan akan lebih mudah Anda lakukan disaat muda. Waktu muda adalah masa pertualangan dan berbagai kesempatan. Disaat adrenalin hidup Anda sangat tinggi dan keinginan untuk bersenang-senang masih kuat, disaat yang sama Anda berada pada keadaan harus berjuang untuk mengatasi kecemasan tentang pekerjaan, pengangguran, utang dan hubungan. Inilah yang disebut quarter life crisis.

Anda membutuhkan banyak pelajaran hidup untuk kebaikan masa depan, dan perjalanan akan memberikan hal tersebut. Perjalanan akan membuat Anda berani menghadapi tantangan, Anda belajar mengatasi kendala-kendala yang harus mampu Anda hadapi seorang diri dan harus mampu melaluinya dengan baik. Hal-hal yang Anda lihat dan Anda rasakan selama perjalanan akan membuka cara pandang Anda terhadap dunia, mata Anda akan lebih terbuka dan wawasan Anda akan lebih luas, karenanya Anda akan mampu membuat jalan yang lebih luas berkat wawasan Anda. Perjalanan juga membantu Anda belajar melihat dengan cara pandang yang berbeda, melatih melihat dari berbagai sudut pandang, dan mengubah pandangan Anda terhadap sesorang. Bertemu orang dengan berbagai latar belakang budaya dan sifat akan sangat membantu Anda dalam berinteraksi dalam masyarakat maupun di dunia profesionalitas Anda.

Masa muda adalah masa untuk melakukan hal gila, bukan dalam arti sebenarnya, melainkan penegasan untuk tidak ragu melakukan sesuatu. Perjalanan akan menjadi cerita menarik untuk masa tua Anda, mendaki gunung, bertualang ke negeri orang, beradaptasi dengan budaya baru, mengunjungi tempat-tempat indah, bertemu orang-orang baru akan membuat Anda bisa merasa lebih hidup. Hal ini tak menunggu pengaruh sampai Anda tua, namun berpengaruh langsung untuk perjalanan hidup masa muda Anda. Kebahagiaan tersebut akan mengisi sanubari Anda, biasanya Anda akan merasa bahagia dan lebih optimis menjalani hidup dan kehidupan ini.

Saat Anda memasuki usia dewasa, Anda akan dibebani dengan banyak tanggung jawab yang harus Anda hadapi. Mungkin akan lebih sulit bagi Anda untuk kembali melakukan hal “gila”. Jalani masa muda Anda sebaik mungkin dan berikan yang terbaik! [/spoiler]

[spoiler title=”9. Waspada quarter life crisis” style=”fancy”] Istilah ini umum di negara-negara Barat. Dr. Oliver Robinson dari University of Greenwich menjelaskan bahwa quarter life crisis biasanya dirasakan oleh orang-orang yang berada pada usia peralihan dari remaja akhir ke dewasa (20-30 tahun). Di mana orang-orang biasanya akan mengalami tekanan sehingga mulai merasakan tidak nyaman dengan kehidupannya, mereka mulai meragukan hidupnya, meragukan jalan hidup yang saat ini mereka dapatkan.

Penelitian Robinson mengungkapkan bahwa  86% dari 1.100 anak muda mengakui mereka tertekan terkait rencana menikah, keuangan dan pekerjaan yang harus didapatkan sebelum usia 30 tahun. Dua dari lima orang khawatir mengenai uang, mereka tidak mempunyai penghasilan yang cukup. 32 % merasa tertekan mengenai pernikahan dan keinginan untuk segera mempunyai anak sebelum usia 30 tahun. 6 persen diantaranya berencana untuk berpindah tempat (hijrah), sementara 21 % lainnya ingin mendapatkan karir yang benar-benar baru.

Keadaan ini tercipta karena mental yang tidak benar-benar siap menjadi dewasa dan memikul segala konsekuensinya, seperti menanggung hidup sendiri, menentukan karir, menghadapi dinamika sosial masyarakat. Semuanya menuntut Anda lepas dengan sempurna dari masa remaja, sehingga Anda merasa dunia begitu berbeda. Terkadang hal ini menimbulkan ketakutan, depresi, kesepian dan murung. Masa ini memang bukan perkara yang mudah, namun bukan tidak mungkin dilewati. Seiring waktu biasanya adaptasi akan membuahkan hasil dan seseorang menjadi terbiasa. Semakin cepat Anda menyadari dan berubah dengan baik, maka peluang Anda untuk mencapai kehidupan masa depan yang sukses akan terbuka lebar.

Selain itu, pembiasaan di masa remaja juga sangat mempengaruhi mental Anda. Remaja yang terbiasa manja, suka bersenang-senang, malas-malasan, tidak suka berfikir keras biasanya sulit “move on”. Karenanya latihlah diri Anda semuda mungkin, jadilah pribadi pembelajar yang giat.

Robinson menyatakan bahwa quarter life crisis bisa jadi pengalaman yang positif, bergerak dari keadaan yang suram hingga memaksa kita ingin cepat berubah sampai akhirnya siap dan berhasil membangun kehidupan baru. [/spoiler]

[spoiler title=”10. Andalkan diri sendiri” style=”fancy”] Tidak ada yang bisa menolong Anda kecuali diri sendiri. Menggantungkan harapan pada orang lain hanya akan membuahkan kekecewaan, gantungkanlah harapan pada usaha Anda sendiri.

Di usia ini akan akan lebih dihargai berkat hasil yang Anda peroleh berkat kerja keras Anda sendiri, bukan karena orang tua dan sebagainya. Di masa ini Anda juga akan merasa lebih bangga terhadap pencapaian Anda, etos kerja keras biasanya akan lebih berkembang, terlepas apapun hal yang memicunya. Jika Anda mengandalkan diri sendiri, tidak mudah berpangku tangan, maka Anda akan benar-benar tumbuh sebagai pribadi yang kuat dan mandiri.

Mengandalkan diri sendiri bukan berarti Anda lepas dari segalanya. Jangan lupa bahwa hasil yang Anda peroleh bukan semata hasil kerja keras, itu adalah anugerah dari yang Maha Kuasa, Allah Swt. Dekatkanlah diri Pada-Nya, tidak ada kekuatan dan pertolongan selain dari Ia yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

Selain itu, yang harus disadari yaitu manusia adalah makhluk sosial. Anda tidak akan dapat meraih sesuatu tanpa bantuan orang lain, sekalipun Anda memiliki kemampuan yang tinggi, dan sumber daya yang banyak. Dengan kata lain, penekanan untuk mengandalkan diri sendiri adalah sebuah prinsip agar Anda memiliki etos kerja yang tinggi, kompeten, dan mempunyai daya saing yang baik. Kehidupan mungkin terasa sangat keras di usia Anda saat ini, ujian hidup seakan melebihi yang Anda bisa pikul, tetapi yakinlah Anda diciptakan dengan kemampuan yang luar biasa besar dan ujian tidak diberikan melebihi kemampuan Anda. Orang besar tidak dicoba dengan ujian kecil. Menangkan hidup Anda!  [/spoiler]

[spoiler title=”11. Jaringan pertemanan” style=”fancy”] Seribu teman yang Anda biasanya sering berinteraksi, saat ini akan menghilang secara perlahan. Sehingga sekalipun Anda memiliki banyak teman, namun keadaan yang Anda hadapi adalah seperti Anda hanya memiliki beberapa diantaranya. Ini wajar, karena hidup tidak selamanya untuk bersenang-senang. Anda sudah harus membangun jaringan pertemanan yang dapat membantu Anda untuk mencapai tujuan-tujuan masa depan Anda. Anda tetap butuh bersosial, namun rekan yang produktif akan lebih berharga di masa ini.

Ingat, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kepintaran, melainkan juga kecerdasan Anda berkomunikasi dan membina hubungan baik dengan orang lain. Mulailah membangun jaringan pertemanan dan relasi yang baik, berkenalan dengan orang-orang baru. Di masa ini, dengan siapa Anda bergaul, siapa saja kenalan Anda, biasanya akan mempengaruhi respek orang terhadap Anda. Teman-teman Anda di berbagai daerah, di berbagai negera akan sangat bermanfaat di masa ini dan masa depan nanti. Arus informasi yang masuk kepada Anda juga semakin besar dan beragam karena bersumber dari berbagai daerah, selain itu di masa ini mereka akan sangat membantu jika Anda ingin melakukan perjalanan ataupun menetap di suatu daerah, bahkan jika Anda memutuskan untuk berkarir di daerah tersebut.

Berteman dengan lebih banyak orang lebih baik dari pada memiliki musuh. Anda sudah mulai harus menurunkan ego, bukan untuk menahan perasaan tetapi untuk kebaikan yang mungkin Anda bisa dapatkan dari orang tersebut. Siapa tahu jaringan pertemanan Anda akan berkembang menjadi jaringan profesional yang akan membantu karir Anda di masa depan. [/spoiler]

[spoiler title=”12. Jalani yang Anda yakini” style=”fancy”] Manusia adalah makhluk komunal, individu menjadi topik menarik untuk dibicarakan dan biasanya akan setiap individu akan terprogram menjadi seragam dengan komunitas dimana dia berada. Jika Anda mempunyai jalan fikiran yang berbeda, pilihan hidup yang berbeda, biasanya orang akan sangat merespon Anda. Terkait keinginan pun begitu, jika apa yang Anda harapkan diluar kebiasaan orang pada umumnya, entah itu terlalu tinggi atau dianggap mustahil, maka siap-siaplah jika akan ada banyak orang yang akan meragukan, merendahkan, meremehkan dan bahkan menghina Anda.

Impian besar diuji dengan kesungguhan yang besar. Biasanya orang yang mampu melalui ini akan lahir menjadi pribadi yang sukses luar biasa. Tidak ada yang mustahil, bermimpilah setinggi-tingginya dan berkerjalan dengan cerdas dan sekeras-kerasnya. Terhadap orang lain yang menentang Anda, meminjam nasihat Mario Teguh, maka doakan saja semoga mereka berumur panjang agar bisa melihat keadaan disaat Anda berhasil meraih sukses nanti. Itu lebih baik daripada Anda berkesal hati, apalagi berputus asa. [/spoiler]

[spoiler title=”13. Orientasi hidup yang jelas” style=”fancy”] Jadilah seperti busur dan anak panah yang melesat hanya pada target yang terukur dan terencana. Anak panah tidak lepas dari busurnya hanya untuk kesia-siaan. Anda harus metapkan tujuan hidup yang jelas, tuliskan apa yang akan Anda capai, tuliskan impian-impian hidup Anda. Buatlah hidup Anda menjadi lebih terarah, sesuatu yang jelas akan lebih mudah tercapai. Jangan seperti orang kebanyakan yang prinsip hidupnya seperti air, biarkan saja mengalir. Itu salah, bahkan airpun punya tujuan yang jelas, yaitu ke muara. Pegang prinsip air di mana ia tidak akan berhenti mengalir sekalipun terbendung, ia akan tetap mencari celah untuk dilalui.

Jika Anda tidak menetapkan orientasi hidup, maka Anda seolah hanya akan menjalai hidup dengan percuma, Anda tidak dapat mengukur sejauh mana yang telah Anda capai ataukah sampai saat ini Anda masih jalan atau berputar ditempat. Maka dari itu Anda sudah harus punya gambaran bagaimana hidup Anda 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun bahkan untuk masa-masa setelahnya. Sehingga dengan demikian Anda akan dapat memlihat prioritas kerja apa yang harus Anda lakukan untuk meraihnya, langkah hidup Anda pun bisa terarah dan Anda bisa menghindari melakukan sesuatu yang akan menjauhkan Anda dari tujuan yang Anda ingin capai. Raihlah kesenangan dunia, tapi jangan lupa akhiratmu. [/spoiler]

[spoiler title=”14. Hilangkan gengsi” style=”fancy”] Anda pasti tahu Starbucks, bukan? Perusahaan kopi ternama yang gerainya tersedia diseluruh penjuru dunia. Namun tahukan Anda bahwa Howard Schultz, CEO perusahaan raksasa itu dulunya hanyalah seorang salesman?

Masa-masa ini memang masa yang sulit, dengan gelar akademis yang baru saja diraih, tanpa pengalaman bekerja dan riwayat hidup yang cukup meyakinkan, biasanya Anda akan kesulitan untuk langsung mendapatkan pekerjaan yang layak, namun bukan tidak mugkin. Bahkan Lionel Messi muda harus bekerja di Cafe untuk membiayai hobinya latihan dan bermain bola. Gengsi adalah penyakit mematikan. Biasanya gengsi terkait dengan harga diri, seseorang akan enggan melakukan sesuatu karena dirinya memandang ia tidak pantas berada di posisi itu. Pastikan Anda siap melakukan apapun, yang penting halal.

Perasaan gengsi menjangkiti manusia dalam banyak hal, malu berkomunikasi juga merupakan salah satunya. Dalam masa perkembangan ini, berbagai masalah yang Anda hadapi terkadang membutuhkan bantuan orang lain, selain agar Anda lebih cepat menyelesaikan masalah tersebut juga agar Anda dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijak. Berbicaralah pada orang lain, mungkin dosen Anda, paman, atau seseorang profesional. Orang lain tidak dapat membantu masalah Anda jika Anda tidak berbicara pada mereka. Jangan ragu untuk mengatakan bahwa Anda membutuhkan pekerjaan, atau mungkin Anda membutuhkan pinjaman biaya, atau juga barangkali Anda membutuhkan saran untuk karir Anda. Ungkapkanlah dengan baik dan jelas, dan belajarlah berkomunikasi dengan baik sehingga Anda dianggap sebagai rekan yang dihargai. [/spoiler]

[spoiler title=”15. Jangan turunkan standar impian” style=”fancy”] Tekanan dan kesulitan yang Anda hadapi mungkin memaksa Anda untuk mengubah haluan hidup Anda, impian yang Anda bangun sejak Anda dengan sekejap bisa pudar hanya karena Anda merasa bahwa itu bukanlah takdir Anda. Walt Disney pernah berujar, apa yang Anda bisa bayangkan akan bisa Anda wujudkan. Tak ada yang mustahil. Kapal boleh berbelok menghindari karang, tetapi tak boleh merubah haluan. Jadikan langkah hidup Anda saat ini sebagai batu lompatan, Anda memang harus memijaknya karena hanya itu tempat yang mungkin menyelamatkan Anda untuk bertahan, tetapi pastikan setelah itu Anda segera berpindah dan melompat lagi ke pijakan lainnya yang semakin mendekatkan Anda kepada impian yang ingin Anda capai.

Sesungguhnya masa-masa setelah usia remaja adalah masa yang sangat susah untuk menjaga komitmen, perubahan hidup yang drastis dan lingkungan yang dinamis sangat mempengaruhi pola fikir. Kejadian atau nasihat kecil yang Anda dapatkan mungkin saja langsung membuat fikiran Anda berubah, bahkan Anda menjadi bingung. Karenanya yang harus Anda miliki adalah komitmen untuk menjalani hidup yang lebih baik, Anda harus memiliki tujuan hidup dan gambaran masa depan. Termasuk yang utama adalah Anda harus menjaga komitmen terhadap impian-impian Anda. Impian adalah anugerah, tidak semua orang dikaruniai kemampuan untuk bermimpi besar. Jangan disia-siakan, Anda mempunyai potensi besa untuk mewujudkannya menjadi nyata.

Bekerjalah sepenuh hati untuk impian-impian Anda. Sesungguhnya 20 tahun mendatang Anda akan lebih menyesal pada apa yang dulu tidak Anda lakukan daripada apa yang telah Anda lakukan. Jika Anda tidak bekerja untuk impian-impian Anda, maka Anda akan dipekerjakan orang lain untuk impian mereka. Jadilah orang yang ambisius, pantang menyerah, sekali Anda bermimpi maka semesta akan bahu membahu mendukung Anda. [/spoiler]

[spoiler title=”16. Jaga idealisme” style=”fancy”] Tan Malaka pernah mengatakan bahwa idealisme adalah harta terakhir yang dimiliki oleh anak muda. Darah muda, istilah Rhoma Irama memang benar adanya dimiliki oleh anak muda. Anak muda selalu ingin yang ideal untuk hidupnya, segala yang tidak sesuai dengan pikirannya biasanya akan ditentang. Anak muda juga menjunjung baik norma-norma kebenaran, mereka sangat kritis terhadap kesewenang-wenangan. Para aktivis contohnya, demonstrasi di jalanan menjadi kesenangan bagi mereka karena dapat mengekspresikan fikiran dan idealismenya.

Dunia tidak selamanya seperti yang Anda bayangkan. Kadang ia sama sekali tidak ramah. Namun, hidup di alam dewasa, sebagaimana yang saya terangkan diatas, penuh tekanan, biasanya kehidupan akan menarik Anda sekuatnya sehingga idealisme yang Anda junjung tinggi perlahan pudar. Pertebal lah idealisme Anda, seiring bertambahnya waktu ia akan berkurang, saat nanti hidup Anda menjadi lebih baik, maka Anda dapat lagi menumbuhkan idealisme tersebut.

Selain itu, hal yang paling penting dalam menyikapi kehidupan dan menjaga idelaisme Anda adalah dengan belajar fleksibel. Fleksibel bukan berarti Anda dengan gampang merubah idealisme, melainkan Anda mencoba hidupp lentur dengan tetap menjaga idealisme tersebut. Cobalah memandang kehidupan bukan sebagai musuh tetapi sebagai pasangan berlatih yang bersahabat. Akan lebih banyak kegembiraan jika Anda bersikap fleksibel, jika Anda kaku mungkin Anda akan terpental. Terlalu kaku juga membuat Anda susah bergerak, dan bisa membuat Anda merasa terpukul. Belajarlah hidup dengan bijaksana. [/spoiler]

[spoiler title=”17. Pelihara produktivitas fikiran” style=”fancy”] Belajar tidak boleh berhenti. Barangkali Anda sudah memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan pendidikan formal dan memilih untuk memfokuskan diri pada karir. Faktanya, meskipun kita sudah berusia dewasa, kita masih belum cukup banyak mengetahui segala sesuatu dan masih banyak yang harus kita pelajari. Sebagai orang dewasa, orang-orang menganggap Anda serba berpengetahuan, Anda dianggap sebagai orang yang banyak tahu, luas pemahamannya dan dalam ilmunya. Karena itu, pilihan Anda hanyalah terus belajar untuk meningkatkan ilmu dan wawasan.

Belajar dan membaca adalah aktifitas yang mampu memelihara kesehatan otak. Biasakan untuk menyisihkan waktu membaca buku dan sumber bacaan lainnya, terus perkaya diri dengan informasi. Dunia saat ini sangat cepat berubah, mereka yang berhenti belajar akan dilupakan sejarah dan terlindas zaman. Selain membaca, aktifitas lain yang bisa dilakukan menulis. Orang boleh pintar setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis maka ia akan hilang ditelan zaman, ujar Pramoedya Ananta Toer.

Baca bacaan, bukan hanya pesan chatting dan tulisan facebook. Ini adalah zamannya fikiran dan akal, bukan zaman otot. Ilmu selalu mengalami perkembangan, Anda tidak dapat mengandalkan hanya pengetahuan dan ilmu yang dulu Anda dapat di bangku kuliah. Jika Anda ingin dapat pekerjaan dan hidup yang baik, maka pilihannya adalah dengan mengandalkan otak (akal dan fiiran), bukan tenaga. Orang yang sukses adalah orang yang mampu berfikir besar, bukan bekerja kasar. [/spoiler]

[spoiler title=”18. Perhatikan personal branding” style=”fancy”] Branding bukan hanya soal merek produk, tetapi juga terkait diri pribadi.  Personal branding adalah citra diri, bagaimana Anda mengelola persepsi orang lain terhadap Anda.  Keberhasilan membangun personal branding akan berdampak besar terhadap kesuksesan yang akan Anda raih.

Personal branding, menurut defenisi yang berkembang, berarti cara Anda memasarkan diri Anda kepada khalayak. Seperti sebuah produk, apa yang Anda fikirkan mengenai iPhone? Tentu dengan cepat terlintas dalam benak Anda bahwa nama tersebut adalah sebutan untuk produk yang canggih, berkelas dan mewah. Demikianlah personal branding bekerja, mencitrakan seseorang sebagaimana kualitas dan kapasitas yang dimilikinya.

Membangun personal branding, akan banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan. Jika Anda berhasil membangun personal branding yang baik dan kuat, maka Anda akan lebih mudah dikenali oleh orang lain karena Anda memiliki identitas yang beda dari orang kebanyakan. Menjadi dikenal, Anda akan dapat dengan mudah mendapat kepercayaan dan hormat dari orang lain. Pengaruh baik ini akan mengundang banyak kesempatan dan kebaikan untuk Anda. Dewasa ini, personal branding sangat menentukan peluang karir yang mungkin Anda dapatkan. Perusahaan cenderung menerima orang-orang yang memiliki track record personal branding yang baik.

Bidang keilmuan juga merupakan identitas yang akan menjadi personal brand seseorang. Jika Anda mahir dalam suatu keilmuan, maka orang-orang akan dengan mudah mengasosiasikan Anda dengan hal tersebut. Dengan ketekunan, maka Anda akan jadi pionir dan dengan demikian identitas Anda akan dikenal dengan kuat.

Citra diri juga termasuk visualitas, penampilan Anda yang terlihat oleh orang lain secara fisik. Cara Anda berpakaian, tampilan rambut dan hal-hal yang terlihat pada diri Anda juga sangat mempengaruhi persepsi orang lain terhadap diri Anda, seperti orang yang terlihat rapi dan bersih akan lebih disenangi. Di usia ini, menjaga penampilan fisik sudah harus benar-benar Anda perhatikan. Namun sebenarnya, hakikat personal branding mencakup banyak hal. Sikap dan tutur kata yang baik juga merupakan hal yang dapat meningkatkan citra diri. Cintra diri bukan menuntut Anda menjadi sesuatu yang bukan diri Anda, salah jika Anda artikan begitu. Setiap orang adalah identitas yang unik, tugas Anda adalah memunculkan diri Anda sebenarnya, tanpa manipulasi, dan dilakukan dengan cara-cara yang baik.

Personal branding guru, Dan Schawbel mengatakan ada 4 langkah dalam membangun personal brand yang baik dan berkualitas, yaitu Discover, Create, Communicate, dan Maintain. Discover: Sangat penting untuk mengetahui dan mengenal siapa diri Anda, seperti apa passion Anda. Create: Anda membutuhkan toolkit sebagai alat branding seperti blog, website, kartu nama, video, portfolio dan lainnya. Communicate: Komunikasikan diri Anda pada dunia. Semakin banyak yang mengenal Anda maka personal brand yang Anda bangun akan semakin kuat. Maintain: Sesuatu yang Anda bangun akan cepat punah jika tidak dijaga.

Bukanlah hal yang gampang untuk membangun personal branding, namun bukan pula hal yang tidak mungkin. Konsistensi sangat diperlukan, sampai akhirnya Anda mendapat reputasi yang baik. Tidak selesai sampai disitu saja, Anda harus  terus berinovasi agar bangunan branding Anda tidak cepat runtuh. Ingat, membangun selalu butuh waktu lebih lama daripada menghancurkan. [/spoiler]

[spoiler title=”19. Fokuskan bidang keahlian” style=”fancy”] Sinar matahari yang difokuskan melalui kaca pembesar akan mampu membakar kertas. Begitulah hebatnya pengaruh fokus. Segala sesuatu yang Anda lakukan dengan sungguh-sugguh besar kemungkinan akan berhasil. Sebuah pepatah Arab mengatakan “man jadda wajada”, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Memasuki usia dewasa, Anda dituntut untuk dapat menguasai suatu keilmuan secara khusus yang akan Anda jalani di masa depan. Manusia abad 21 sangat berbeda dengan manusia generasi puluhan abad yang lalu yang prodigy, mampu menguasai banyak hal dengan tingkat pehamanan yang tinggi. Meskipun demikian, kita dituntut untuk dapat menguasai keilmuan dan mendedikasikan hidup kita di dalamnya.

Seringkah Anda amati orang-orang disekitar Anda tumbuh dan menjadi besar dengan satu keilmuan atau keahlian yang sangat digemarinya? Seorang pakar kimia misalnya, atau ahli mesin motor, mereka menguasai ilmu tersebut dan menjadi ahli. Mereka bisa hidup dengannya dan menjadi dikenal.

Memasuki usia ini, Anda sudah harus menentukan bidang keilmuan yang akan menjadi identitas diri Anda di masa depan. Anda tidak bisa mengandalkan banyak pengetahuan yang Anda pelajari di waktu kuliah, tetapi Anda harus menjadi pakar di suatu bidang tertentu. Keilmuan dan keterampian ini akan menjadi bekal yang berharga untuk hidup Anda di masa depan.

Ada orang yang mendedikasikan dirinya dalam bidang pendidikan, ada yang dalam perbankan dsb. Lalu bagaimana Anda menentukan bidang keahlian Anda? Pertama, coba cari tahu tahu hal yang Anda sukai, apa passion Anda. Jika Anda senang berbicara negara, kebijakan pemerintah, barangkali Anda akan bagus jika mendalami politik. Fikirkanlah suatu bidang yang Anda tidak merasa terbebani untuk bekerja keras berkat kecintaan Anda pada apa yang Anda lakukan. Lalu dalamilah ilmu tersebut, dan berikan perhatian lebih besar pada hal tersebut.

Dedikasikan hidup Anda pada sesuatu. Jadilah pakar, jangan jadi orang biasa. Anda harus hebat dalam satu ataupun beberapa hal. Dengan menjadi ahli, Anda akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dan nyata untuk dunia. [/spoiler]

[spoiler title=”20. Jaga selera humor” style=”fancy”] Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ternyata humor dan tawa membawa efek positif terhadap kesehatan psikologis dan kehidupan sosial. Humor akan membawa kebahagiaan yang biasanya diekspresikan dengan tawa. Humor meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan kekuatan mental untuk menghadapi konflik dan tantangan dalam hidup. Menjaga selera humor dapat membantu Anda keluar dari kecemasan dan depresi, memudahkan Anda melupakan semua ketegangan dalam kehidupan.

Orang-orang dengan selera humor yang baik biasanya juga mudah mendapatkan kesempatan-kesempatan baik dalam hidupnya. Ia akan dikenal baik oleh banyak orang. Peliharalah selera humor Anda, tubuh Anda membutuhkan rileksasi. Humor membuat tubuh Anda lebih ringan dan bugar, sementara ketegangan akan memicu stress dan berdampak buruk terhadap kesehatan Anda.

Seorang yang periang, selalu senyum biasanya akan mendapatkan tempat yang baik dalam kehidupan sosialnya. Humor juga membantu Anda menjaga hubungan baik dengan orang-orang disekitar Anda. Jika Anda terlihat stres mungkin orang akan ragu mendekati Anda sehingga kehidupan sosial Anda memburuk. Humor, seperti diterangkan di atas, menmbantu kesegaran badan dan fikiran. Mendapatkan hal tersebut, kerja dan usaha- usaha yang Anda lakukan akan lebih terasa ringan dan akal Anda dapat berfikir lebih jernih. Hal ini akan memberikan dampak besar bagi kesuksesan Anda di masa depan.  [/spoiler]

[spoiler title=”21. Tingkatkan kepedulian” style=”fancy”] Jangan tinggal diam, demikian ucapan yang cukup sering kita dengar ditengah masyarakat. Sementara dalam dunia mahasiswa istilahnya lebih sering disebut apatis. Acuh tak acuh terhadap segala sesuatu. Adakah Anda peduli terhadap orang lain, peduli terhadap keluarga, terhadap negara, terhadapan agama Anda sb? Orang yang tidak memiliki rasa kepedulian, biasanya mendapat tempat terkucil di pergaulan hidupnya.

Nenek moyang kita sudah mengajarkan kepedulian, mereka tidak mengenal konsep apatisme. Gotong royong tidak akan menjadi identitas bangsa jika nenek moyang dahulu tidak mentradisikan hal tersebut. Itulah warisan berharga nenek moyang kita yang sedang luntur pada generasi saat ini. Gotong royong merupakan buah dari persatuan. Gotong royong memiliki daya dorong, kemerdekaan Indonesia tidak akan pernah terwujud jika mayoritas anak bangsa tidak memiliki kepeduliaan untuk sama-sama berjuang, tidak memiliki semangat persatuan.

Kehidupan modern dewasa ini menciptakan manusia yang individualis. Semua orang cenderung lebih mementingkan diri sendiri. Keadaan seperti ini menjadi masalah akut di negeri ini, setiap orang hanya mementingkan diri sendiri dan abai terhadap kepentingan bersama. Sikap seperti ini adalah virus yang mengancam kehidupan manusia dan bertentangan dengan kodrat manusia itu sendiri sebagai makhluk sosial.

Pada usia ini, memang kehidupan memaksa Anda untuk lebih banyak memikirkan keberlangsungan hidup Anda. Ditambah beban di tempat kerja atau kewajiban-kewajiban yang harus Anda tunaikan semakin besar membuat ruang gerak Anda terbatas. Anda tidak boleh kalah dengan keadaan, Anda harus mampu mengasah kepeduliaan Anda dalam keadaan apapun. Orang-orang dengan tingkat kepeduliaan tinggi biasanya akan mendapat tempat dan perhatian yang baik di masyarakat. Nilai-nilai dalam Islam mengajarkan kita bahwa kepeduliaan adalah bentuk konkrit keimanan sesorang. Artinya, peduli adalah perkara penting yang mesti diasah terus menerus. Sebab, peduli bukan sikap yang bisa dibangun semata atas landasan logika, tetapi keimanan dan ketaqwaan.

Jadilah anak muda yang memiliki tingkat kepeduliaan tinggi. Perhatikan lah orang-orang disekitar Anda, berilah perhatian Anda. Apalagi terhadap bangsa dan negera ini, siapa lagi yang akan membangun kemajuan bangsa ini selain anak-anak muda yang peduli. Negara ini membutuhkan anak-anak muda yang baik dan peduli, karena menurut Anies Baswedan, orang baik tumbang bukan karena banyaknya orang jahat, tetapi karena orang baik lainnya diam dan mendiamkan. [/spoiler]

[spoiler title=”22. Jangan cepat merasa puas” style=”fancy”] Manusia memang makhluk yang memiliki banyak keinginan, tidak pernah puas, setidaknya itu yang sering kali kita sebut sebagai fitrah manusia. Rasa tidak puas  seringkali diidentikkan dengan sikap tamak, rakus, serakah dan tidak bersyukur.

Rasa syukur sebenarnya tidak bisa diidentikkan dengan rasa puas, dua hal tersebut jelas berbeda. Syukur adalah bentuk rasa terima kasih dan pengakuan kita atas segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt, sedangkan puas adalah suatu perasaan senang, lega dan gembira karena sesuatu keinginan dan harapan sudah terpenuhi. Bersyukur pada Allah Swt bukan berarti kita harus berpuas diri ataupun merasa cukup sampai di situ saja.

Allah Swt memerintahkan manusia untuk selalu bersyukur. “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku”. (Al-Baqarah: 152). Dalam ayat lain, Allah Swt menjelaskan, “Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur“. (Az-Zumar: 66)

Salah satu pengaruh buruk rasa cepat puas adalah meyebabkan rasa nyaman yang berlebihan. Rasa ini akan membuat Anda malas untuk berusaha meraih hal-hal yang lebih baik. Bertentangan dengan kewajiban kita untuk selalu berusaha. Andrew Grove, pendiri Intel mengatakan, “Keberhasilan menumbuhkan kepuasan. Kepuasan menumbuhkan kegagalan. Hanya orang-orang yang selalu khawatir yang akan bertahan.” Kata lain untuk kepuasan adalah kesombongan.

Cepat puas juga berhubungan dengan sikap bangga dan besar hati. Tidak ada manusia yang sempurna, sebanyak apapun ilmu yang Anda miliki, kekayaan harta, kekuasaan dsb itu belum berarti apa-apa. Ingatlah, langit tidak diciptakan dengan satu lapisan. Di atas langit masih ada langit. Sehebat apapun Anda, masih ada orang lain yang lebih hebat daripada Anda.

Perasaan cepat puas akan mematikan langkah, akan membunuh naluri Anda untuk terus berkembang dan semakin maju. Benar kiranya istilah orang barat, “sukses adalah perjalanan”. Kesuksesan tidak mengenal puncak, tidak mengenal akhir. Jika Anda merasa telah sampai di puncak, maka tidak ada arah yang bisa Anda tempuh lagi selain ke bawah. Jadilah pribadi yang terus belajar, terus bertumbuh. Jangan cepat puas dengan keberhasilan temporer, Anda harus memastikan kesuksesan sepanjang hidup Anda, bahkan pada hidup setelah kematian, demikian yang kita pahami sebagai seorang muslim. [/spoiler]

[spoiler title=”23. Berikan nilai tambah” style=”fancy”] Baju yang dipajang di etalase kaca akan dipandang lebih indah dan bernilai mahal. Restoran yang pelayannya ramah akan lebih disenangi. Pekerja yang mampu memberikan hasil kerja yang lebih akan disenangi. Tidak ada orang yang tidak suka mendapatkan sesuatu yang lebih besar dari harapannya.

Nilai tambah atau added value merupakan nilai lebih yang Anda berikan pada sesuatu. Nilai tersebut diaplikasikan pada banyak hal, tidak hanya pada jasa, pekerjaan, kewajiban, produk dsb namun juga pada diri pribadi. Anda pasti tahu produk elektronik LG, coba kita perhatikan. LG tidak hanya menciptakan produk, tetapi ia juga menciptakan daya tambah pada konsumennya seperti layanan servis dsb. Produknya dihargai disenangi banyak konsumen karena kualitas yang tahan lama. Produknya dibuat dengan teknologi yang baik, bahan yang baik dan model yang terbaik serta harga yang terjangkau. Sehingga wajar orang-orang menyukainya, karena produk ini mempunyai berbagai kelebihan, mempunyai nilai tambah yang tidak dipunyai oleh produk lainnya. Begitulah kiranya nilai tambah bekerja.

Pada diri pribadi, nilai tambah bisa diaplikasikan dalam kerja yang Anda berikan. Jika Anda ditugaskan untuk melakukan sesuatu, Anda tidak membuatnya asal jadi, melainkan dengan penuh kesungguhan, dedikasi dan inovasi sehingga menghasilkan karya yang sempurna. Hasil seperti ini akan disenangi banyak orang, Anda akan diangap sebagai orang di atas rata-rata. Anda dapat melakukan seperti ini hanya jika Anda menaruh cinta pada setiap yang Anda kerjakan.

Selain itu, nilai tambah sebagai individu diwujudkan dalam banyak hal lain. Jika saat ini Anda mampu menguasai bahasa Inggris, pastikan Anda memiliki kelebihan misalnya Anda juga mengajari bahasa Inggris pada orang lain. Keterampilan dan keilmuan yang Anda kuasai juga merupakan nilai tambah bagi diri Anda. Jika saat ini orang-orang hanya menguasai bahasa Inggris, sementara Anda bisa menguasai 3 bahasa lainnya seperti bahasa Jerman, Jepang dan Mandarin, maka Anda mempunyai nilai tambah dari orang lainnya. Orang-orang akan menghargai apa yang Anda bisa, apa yang Anda kuasai. Pengalaman yang miliki juga merupakan nilai tambah, jika Anda memiliki riwayat melakukan penelitian di luar negeri maka hal itu menjadi nilai tambah Anda. Seseorang yang memiliki nilai tambah paling disenangi oleh masa depan yang baik. Jangan hanya menjadi orang biasa, jangan menjadi orang rata-rata, Anda harus memastikan diri Anda menjadi orang yang luar biasa. [/spoiler]

[spoiler title=”24. Rencana menikah” style=”fancy”] Teman-teman seusia Anda di masa ini mungkin telah cukup banyak yang melangsungkan pernikahan, bahkan ada yang sudah memiliki anak. Anda akan lebih sering menerima undangan pernikahan dari teman-teman Anda. Keadaan ini, sebagaimana penelitian quarter life crisis menyebutkan, adalah salah satu faktor terbesar yang memberikan tekanan pada kebanyakan anak muda.

Memang di usia ini adalah usia yang ideal untuk melangsungkan pernikahan. Laki-laki (25 tahun) dan perempuan (21 tahun). Menikah bukanlah persoalan satu atau dua tahun, tetapi seumur hidup. Oleh karena itu dibutuhkan mental yang tangguh. Psikolog Ana Surti Ariani mengatakan “Usia memanglah tak jadi dasar mutlak kesiapan mental. Tetapi dengan batas itu diharapkan pengalaman serta kesiapan mental lebih baik, dibanding umur yang lebih muda. Selain tentunya kesiapan dari segi medis”.

Di usia ini, Anda dituntut untuk mampu mengartikan cinta dengan lebih matang. Keadaan diri Anda yang sudah dewasa menuntut pola fikir yang dewasa pula, bagaimana orang dewasa mengartikan cinta tidak sama dengan anak remaja. Jika saat remaja Anda menganggap cinta hanya untuk berbagai kebahagiaan, maka cinta orang dewasa sudah menyangkut kehidupan, susah dan senang bercampur di dalamnya. Anda tidak bisa lagi mengisi sepanjang waktu Anda hanya bersama dengan seseorang yang Anda cintai, Anda sudah harus memikirkan waktu produktif. Kedewasaan berfikir sudah harus dimiliki. Jika dalam hubungan remaja pertanyaannya adalah apakah dia bisa membuat saya bahagia, maka cinta dewasa menanyakan apakah dia bisa menjadi pendamping saya seumur hidup. Anda harus menyadari bahwa cinta dewasa adalah tentang mengisi peran, membangun kehidupan, bersinergi dan menjamin keberlangsungan hidup bersama.

Cinta dan membangun pernikahan tidaklah serumit yang difikirkan, Namun hal tersebut bukanah hal yang tidak dapat dipahami oleh akal, sehingga kita dapat membuat persiapan yang baik. Menikah memang butuh persiapan yang matang. Namun bukan berarti Anda harus sempurna baru menikah, orang bijak mengatakan menikahlah maka Anda akan menjadi sempurna.

Di usia ini Anda sudah mulai melihat-lihat siapa yang kiranya bisa Anda jadikan pasangan hidup, sementara sebagian lainnya telah memiliki rencana untuk menikahi seseorang yang telah ia pacari sejak lama (tidak saya anjurkan). Jodoh merupakan misteri, kita tidak tahu kapan dan dimana akan bertemu dengan jodoh. Anda jangan mengira bahwa mereka yang sudah pacaran sekian tahun pasti bisa menikah, tidak ada yang bisa menjanjikan masa depan. Prinsip saya, “jangan lakukan hal yang haram dengan maksud menjadikannya halal”. Bertawakkal kepada Allah, mohonlah kepadaNya agar Anda diberikan jodoh yang baik. Islam juga sudah memberikan panduan dalam kita memliih jodoh, yaitu pastikan Agama (keyakinan, pemahaman) yang dimilikinya menjadi pertimbangan utama Anda.

Menikah adalah tentang membangun generasi. Generasi yang baik akan dilahirkan oleh orang tua yang baik. Maka pastikanlah Anda menjadi orang baik, memilih jodoh yang baik, membangun keluarga yang baik hingga membangun generasi yang baik. Anda harus mempunyai visi masa depan yang matang dan rencanakan dengan seseorang yang mampu menafsirkan visi Anda tersebut dan mampu membangunnya berdua.  [/spoiler]

[spoiler title=”25. Perbanyak bersyukur” style=”fancy”] Bersyukur memang kadang lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Tidak dipungkiri bahwa ada saja keluhan yang Anda luapkan setiap harinya, mungkin karena rencana yang tidak berjalan dan harapan-harapan yang tidak kesampaian. Tapi, cobalah untuk tetap bersyukur dalam keadaan apapun. Bersyukur akan segala yang Anda miliki. Karena dengan bersyukur Anda akan dapat menikmati hidupmu lebih baik dan tidak pernah merasa kekurangan. Bersukur membuat Anda lebih tenang dan mampu secara jernih memikirkan langkah-langkah baru untuk hidup Anda.

Hidup ini sulit. Dan bersyukur kepada Allah itu tepat, sebab dengan bersyukur Ia akan menambah nikmat dan karunianya pada kita. Anda tak akan teruji jika semuanya enak, Anda tak akan tertantang dan tertempa. Anda tidak akan tumbuh, belajar, berubah atau memiliki kesempatan untuk membuktikan diri. Jika hidup adalah serangkaian hari-hari indah, niscaya Anda akan segera bosan. Jika semua mudah, niscaya Anda tak akan menjadi kuat.

Maka bersyukurlah karena hidup adalah perjuangan, dan ketahuilah bahwa hanya ikan mati yang mengikuti arus. Ada waktu ketika hidup terasa sulit. Anda harus mengatasi air terjun dan arus deras, namun Anda tidak punya pilihan selain berenang atau hanyut tenggelam. [/spoiler]
[/accordion]

Demikian yang dapat saya persembahkan sebagai rasa terima kasih atas perhatian yang telah sahabat semua berikan terhadap momentum ulang tahun saya ini. Terima kasih atas dukungan dan kebaikan hati teman-teman untuk menjaga komunikasi dengan saya. Semoga saya diberikan kemampuan oleh Allah Swt untuk dapat memberikan dan membagikan manfaat lebih pada persahabatan kita, untuk kehidupan dunia dan umat ini.

Nikmatilah masa muda. Ingat bahwa rumusnya adalah Anda hidup saat ini, bukan di masa lalu dan bukan di masa depan. Hari-hari ini tak akan pernah terulangi lagi. Lakukan yang terbaik!

Adhitya Fernando
Jakarta, 12 November 2014