welcome-left-image

L&D topic

Learning becomes a crucial issue in the organization nowadays.
welcome-center-image
ABOUT ME

Hi to everyone. I'm Adhitya!
The author of this blog.

This is a dedicated blog for Human Resource Development and covers topics such as L&D, Knowledge Management, and Education. Yet, general topics such as inspiration and travel are also available here.

Read more
KNOWLEDGE MANAGEMENT

KM/KMS category

Managing organizational
knowledge has been
instrumental to realize
innovation and competitiveness
in today's economy.

Read more

Most popular posts

Top posts

Nasihat Salim. A Fillah kepada Prabowo Subianto
Article, Prabowo-Hatta for President, Re-blogged

Nasihat Salim A. Fillah kepada Prabowo Subianto

[dropcap style=”flat”]S[/dropcap]alim A. Fillah, ulama muda Indonesia yang juga merupakan seorang penulis menuliskan nasihat kepada Prabowo Subianto dalam rangka majunya beliau menjadi calon Presiden Indonesia. Pesan tersebut direspon langsung secara terbuka oleh Prabowo Subianto melalui akun twitternya @PrabowoO8, “Sore ini saya membaca tulisan saudara kita di Melbourne @SalimaFillah. Terima kasih bung Salim. Saya catat baik-baik”.

Berikut nasihat Salim. A Fillah kepada Prabowo Subianto:

Nasihat Salim. A Fillah kepada Prabowo Subianto

Pak Prabowo, Kami Memilih Anda, Tapi…

 


Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi sungguh orang yang jauh lebih mulia daripada kita semua, Abu Bakr Ash Shiddiq, pernah mengatakan, “Saya telah dipilih untuk memimpin kalian, padahal saya bukanlah orang yang terbaik di antara kalian. Kalau saya berlaku baik, bantulah saya. Dan kalau anda sekalian melihat saya salah, maka luruskanlah.”

Maka yang kami harapkan pertama kali dari Anda, Pak Prabowo, adalah sebuah kesadaran bahwa Anda bukan pahlawan tunggal dalam masa depan negeri ini. Barangkali memang pendukung Anda ada yang menganggap Andalah orang terbaik. Tetapi sebagian yang lain hanya menganggap Anda adalah sosok yang sedang tepat untuk saat ini. Sebagian yang lainnya lagi menganggap Anda adalah “yang lebih ringan di antara dua madharat”.

Tentu saja, mereka yang tidak memiliih Anda menganggap Anda bukan yang terbaik, tidak tepat, dan juga berbahaya.

Dan jika Anda, Pak Prabowo, nantinya terpilih menjadi Presiden, maka mereka semua akan menjadi rakyat yang dibebankan kepada pundak Anda tanggungjawabnya di hadapan Allah. Maka kami berbahagia ketika Anda berulang kali berkata di berbagai kesempatan, “Jangan mau dipecah belah. Jangan mau saling membenci. Kalau orang lain menghina kita, kita serahkan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Maha Besar.”

Dan Anda juga harus menyadari bahwa barangsiapa merasa jumawa dengan kekuasaan, maka beban kepemimpinan itu akan Allah pikulkan sepelik-peliknya di dunia, dan tanggungjawabnya akan Dia jadikan penyesalan serta siksa di akhirat. Adapun pemimpin yang takut kepada Allah, maka Dia jadikan manusia taat kepadanya, dan Dia menolong pemimpin itu dalam mengemban amanahnya.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi sungguh orang yang jauh lebih perkasa daripada kita semua, ‘Umar ibn Al Khaththab, pernah mengatakan, “Seandainya tidaklah didorong oleh harapan bahwa saya akan menjadi orang yang terbaik di antara kalian dalam memimpin kalian, orang yang terkuat bagi kalian dalam melayani keperluan-keperluan kalian, dan orang yang paling teguh mengurusi urusan-urusan kalian, tidaklah saya sudi menerima jabatan ini. Sungguh berat bagi Umar, menunggu datangnya saat perhitungan.”

Maka yang kami harapkan berikutnya dari Anda, Pak Prabowo, adalah sebuah cita-cita yang menyala untuk menjadi pelayan bagi rakyat Indonesia. Sebuah tekad besar, yang memang selama ini sudah kami lihat dari kata-kata Anda. Dan sungguh, kami berharap, ia diikuti kegentaran dalam hati, seperti ‘Umar, tentang beratnya tanggungjawab kelak ketika seperempat milyar manusia Indonesia ini berdiri di hadapan pengadilan Allah untuk menjadi penggugat dan Anda adalah terdakwa tunggal bila tidak amanah, sedangkan entah ada atau tidak yang sudi jadi pembela.

Pak Prabowo, jangankan yang tak mendukung Anda, di antara pemilih Andapun ada yang masih meragukan Anda karena catatan masa lalu. Saya hendak membesarkan hati Anda, bahwa ‘Umar pun pernah diragukan oleh para tokoh sahabat ketika dinominasikan oleh Abu Bakr sebab dia dianggap keras, kasar, dan menakutkan. Tapi Anda bukan ‘Umar. Usaha Anda untuk meyakinkan kami bahwa kelak ketika terpilih akan berlaku penuh kasih kepada yang Anda pimpin harus lebih keras daripada ‘Umar.

Pak Prabowo, kami memilih Anda karena kami tahu, seseorang tak selalu bisa dinilai dari rekam jejaknya. ‘Umar yang dahulu ingin membunuh Nabi, kini berbaring mesra di sampingnya. Khalid yang dahulu panglima kebatilan, belakangan dijuluki ‘Pedang Allah’. Tapi Anda bukan ‘Umar. Tapi Anda bukan Khalid. Usaha Anda untuk berubah terus menjadi insan yang lebih baik daripada masa lalu Anda akan terus kami tuntut dan nantikan. Ya, maaf dan dukungan justru dari orang-orang yang diisukan pernah Anda ‘culik’ menjadi modal awal kepercayaan kami kepada Anda.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang jauh lebih dermawan daripada kita semua, ‘Utsman ibn ‘Affan, pernah mengatakan, “Ketahuilah bahwa kalian berhak menuntut aku mengenai tiga hal, selain kitab Allah dan Sunnah Nabi; yaitu agar aku mengikuti apa yang telah dilakukan oleh para pemimpin sebelumku dalam hal-hal yang telah kalian sepakati sebagai kebaikan, membuat kebiasaan baru yang lebih baik lagi layak bagi ahli kebajikan, dan mencegah diriku bertindak atas kalian, kecuali dalam hal-hal yang kalian sendiri menyebabkannya.”

Ummat Islam amat besar pengorbanannya dalam perjuangan kemerdekaan negeri ini. Pun demikian, sejarah juga menyaksikan mereka banyak mengalah dalam soal-soal asasi kenegaraan Indonesia. Cita-cita untuk mengamalkan agama dalam hidup berbangsa rasanya masih jauh dari terwujud.

Tetapi para bapak bangsa, telah menitipkan amanah Maqashid Asy Syari’ah (tujuan diturunkannya syari’at) yang paling pokok untuk menjadi dasar negara ini. Lima hal itu; pertama adalah Hifzhud Diin (Menjaga Agama) yang disederhanakan dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua Hifzhun Nafs (Menjaga Jiwa) yang diejawantahkan dalam sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Ketiga Hifzhun Nasl (Menjaga Kelangsungan) yang diringkas dalam sila Persatuan Indonesia. Keempat Hifzhul ‘Aql (Menjaga Akal) yang diwujudkan dalam sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Dan kelima, Hifzhul Maal (Menjaga Kekayaan) yang diterjemahkan dalam sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pak Prabowo, kami memilih Anda sebab kami berharap Anda akan melaksanakan setidak-tidaknya kelima hal tersebut; menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga kelangsungan, menjaga akal, dan menjaga kekayaan; dengan segala perwujudannya dalam kemaslahatan bagi rakyat Indonesia. Kami memilih Anda ketika di seberang sana, ada wacana semisal menghapus kolom agama di KTP, melarang perda syari’ah, mengesahkan perkawinan sejenis, mencabut tata izin pendirian rumah ibadah, pengalaman masa lalu penjualan asset-aset bangsa, lisan-lisan yang belepotan pelecehan kepada agama Allah, hingga purna-prajurit yang tangannya berlumuran darah ummat.

Pak Prabowo, seperti ‘Utsman, jadilah pemimpin pelaksana ungkapan yang amat dikenal di kalangan Nahdlatul ‘Ulama, “Al Muhafazhatu ‘Alal Qadimish Shalih, wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah.. Memelihara nilai-nilai lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik.”

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang lebih zuhud daripada kita semua, ‘Ali ibn Abi Thalib, pernah mengatakan, “Barangsiapa mengangkat dirinya sebagai pemimpin, hendaknya dia mulai mengajari dirinya sendiri sebelum mengajari orang lain. Dan hendaknya ia mendidik dirinya sendiri dengan cara memperbaiki tingkah lakunya sebelum mendidik orang lain dengan ucapan lisannya. Orang yang menjadi pendidik bagi dirinya sendiri lebih patut dihormati ketimbang yang mengajari orang lain.”

Pak Prabowo, hal yang paling hilang dari bangsa ini selama beberapa dasawarsa yang kita lalui adalah keteladanan para pemimpin. Kami semua rindu pada perilaku-perilaku luhur terpuji yang mengiringi tingginya kedudukan. Kami tahu setiap manusia punya keterbatasan, pun juga Anda Pak. Tapi percayalah, satu tindakan adil seorang pemimpin bisa memberi rasa aman pada berjuta hati, satu ucapan jujur seorang pemimpin bisa memberi ketenangan pada berjuta jiwa, satu gaya hidup sederhana seorang pemimpin bisa menggerakkan berjuta manusia.

Pak Prabowo, kami memilih Anda sebab kami tahu, kendali sebuah bangsa takkan dapat dihela oleh satu sosok saja. Maka kami menyeksamai sesiapa yang ada bersama Anda. Lihatlah betapa banyak ‘Ulama yang tegak mendukung dan tunduk mendoakan Anda. Balaslah dengan penghormatan pada ilmu dan nasehat mereka. Lihatlah betapa banyak kaum cendikia yang berdiri memilih Anda, tanpa bayaran teguh membela. Lihatlah kaum muda, bahkan para mahasiswa.

Didiklah diri Anda, belajarlah dari mereka; hingga Anda kelak menjelma apa yang disampaikan Nabi, “Sebaik-baik pemimpin adalah yang kalian mencintainya dan dia mencintai kalian. Yang kalian doakan dan dia mendoakan kalian.”

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang lebih adil daripada kita semua, ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz, pernah mengatakan, “Saudara-saudara, barangsiapa menyertai kami maka silahkan menyertai kami dengan lima syarat, jika tidak maka silahkan meninggalkan kami; yakni, menyampaikan kepada kami keperluan orang-orang yang tidak dapat menyampaikannya, membantu kami atas kebaikan dengan upayanya, menunjuki kami dari kebaikan kepada apa yang kami tidak dapat menuju kepadanya, dan jangan menggunjingkan rakyat di hadapan kami, serta jangan membuat-buat hal yang tidak berguna.”

Sungguh karena pidato pertamanya ini para penyair pemuja dan pejabat penjilat menghilang dari sisi ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz, lalu tinggallah bersamanya para ‘ulama, cendikia, dan para zuhud. Bersama merekalah ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz mewujudkan pemerintahan yang keadilannya dirasakan di segala penjuru, sampai serigalapun enggal memangsa domba. Pak Prabowo, sekali lagi, kami memilih Anda bukan semata karena diri pribadi Anda. Maka pilihlah untuk membantu urusan Anda nanti, orang-orang yang akan meringankan hisab Anda di akhirat.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi kalaupun Anda tidak terpilih, kami yakin, pengabdian tak memerlukan jabatan. Tetaplah bekerja untuk Indonesia dengan segala yang Anda bisa, sejauh yang Anda mampu.

Sungguh Anda terpilih ataupun tidak, kami sama was-wasnya. Bahkan mungkin, rasa-rasanya, lebih was-was jika Anda terpilih. Kami tidak tahu hal yang gaib. Kami tidak tahu yang disembunyikan oleh hati. Kami tidak tahu masa depan. Kami hanya memilih Anda berdasarkan pandangan lahiriyah yang sering tertipu, disertai istikharah kami yang sepertinya kurang bermutu.

Mungkin jika Anda terpilih nanti, urusan kami tak selesai sampai di situ. Bahkan kami juga akan makin sibuk. Sibuk mendoakan Anda. Sibuk mengingatkan Anda tentang janji Anda. Sibuk memberi masukan demi kemaslahatan. Sibuk meluruskan Anda jika bengkok. Sibuk menuntut Anda jika berkelit.

Inilah kami. Kami memilih Anda Pak Prabowo, tapi..

Tapi sebagai penutup tulisan ini, mari mengenang ketika Khalifah ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz meminta nasehat kepada Imam Hasan Al Bashri terkait amanah yang baru diembannya. Maka Sang Imam menulis sebuah surat ringkas. Pesan yang disampaikannya, ingin juga kami sampaikan pada Anda, Pak Prabowo. Bunyi nasehat itu adalah, “Amma bakdu. Durhakailah hawa nafsumu! Wassalam.”

Doa kami,

Hamba Allah yang tertawan dosanya, warga negara Republik Indonesia.

Salim A Fillah


Salah satu tugas ulama dan dai adalah ber-amar ma’ruf nahi munkar, termasuk menasehati pemimpin. Sedangkan pemimpin yang baik adalah sosok yang terbuka menerima kritik dan nasehat, terutama yang datang dari ulama.

*Dikutip dari situs Bersama Dakwah.

Di dalam pesawat Airbus A330-300 menuju Frankurt, Jerman
Article, Interview

Jawaban wawancara tokoh inspiratif

[dropcap style=”flat”]W[/dropcap]awancara ini dilakukan oleh salah satu organisasi rohis kampus dan dimuat dalam rubrik yang bertujuan untuk mengajak pembaca (red: mahasiswa) untuk aktif dalam organisasi (tidak apatis). Jadi pertanyaannya akan tentang pengalaman organisasi dan prestasi.

Di dalam pesawat Airbus A330-300 menuju Frankurt, Jerman

1. Apa motivasi kakak agar terus bergerak maju?

Ya benar untuk terus bergerak maju diperlukan sebuah dorongan yang kita kenal dengan motivasi. Sederhana saja, sebagaimana Rasulullah mengajarkan kepada kita agar senantiasa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Bagaimana agar hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, itu adalah motivasi yang kakak pegang selain Islam memotivasi umatnya agar menjadi umat yang terbaik dengan selalu mengikuti ajaran Al-Qur’an dan Hadist.

Motivasi itu ada yang disebut motivasi internal dan motivasi eksternal. Motivasi internal datang dari dalam diri pribadi sedangkan motivasi eksternal datang dari luar diri, seperti dari lingkungan, saudara, teman dsb. Orang yang selalu tergerak maju biasanya memiliki motivasi internal yang lebih besar dari motivasi eksternal, dan mereka cenderung mandiri dalam artian untuk bergerak mereka tidak tergantung pada motivasi eksternal. Mereka memiliki apa yang dikatakan Long life motivation, suatu motivasi yang begitu membara di dalam dirinya dan tidak habis sepanjang waktu.

Motivasi internal dapat diciptakan dengan impian, cita-cita dan dibakar dengan ambisi yang membara. Bagi kakak pribadi, impian adalah salah satu motivasi terbesar dalam hidup kakak. Kakak memiliki daftar impian yang menanti untuk diwujudkan. Dengan memiliki impian, setidaknya kita sudah memiliki separuh jalan menuju kemajuan. Impian itu mendorong kita untuk berusaha lebih giat, dan selalu terpacu untuk meraihnya. Tentunya ada ilmu yang mesti dimiliki untuk bagaimana impian itu dapat dimutakhirkan menjadi suatu kenyataan. Selain motivasi internal, tidak dipungkiri bahwa motivasi internal terkadang juga diperlukan seperti halnya dukungan lingkungan, dukungan keluarga dsb. Seorang yang selalu tergerak untuk maju biasanya cakap dalam memadu-padankan dua motivasi ini dan  menjaga keseimbangannya agar dapat menjadi pendorong mereka untuk bergerak.

 

2. Apa visi dan misi kakak secara umum ketika bergabung dalam suatu organisasi?

Secara umum, ketika kita memutuskan untuk bergabung dengan suatu organisasi maka visi misi organisasi tersebut secara otomatis dan harus terinternalisasi kedalam diri kita. Secara tidak langsung kakak katakan bahwa apa yang menjadi visi misi kita hendaknya selaras dengan visi misi organisasi yang ingin kita masuki. Namun memang, tidak dinafikkan bahwa terkadang ada visi misi lain yang menjadi alasan lain kita bergabung dengan suatu organisasi. Seyogiyanya alasan tersebut tidaklah pragmatis, melainkan adalah bagaimana keberadaan kita dapat memberi kebermanfaatan bagi organisasi tersebut. Kita harus berupaya agar menjadi orang paling terdepan dan paling bisa diandalkan untuk pengembangan organisasi tersebut, menjadi kader (tulang punggung) organisasi.

Bergabung ke dalam suatu organisasi bisa merupakan pilihan ataupun juga suatu keterpanggilan, maka yang paling baik adalah panggilan pengabdian. Untuk mahasiswa baru ataupun yang baru tergerak untuk memiliki pengalaman berorganisasi, adalah wajar jika visi misi yang didengungkan terkesan sedikit pragmatis. Boleh jadi ada yang mengatakan alasan berorganisasi adalah untuk mendapat banyak teman, untuk mendapatkan pengalaman, untuk terkenal dsb. Ya satu sisi maklum saja kalau mereka beralasan seperti demikian, karena terkedang beberapa organisasi dalam merekrut anggotanya seperti menjual “barang yang unik danmenarik”. Tanpa bermaksud mengabaikan nilai luhur berorganisasi adalah untuk bagaimana seseorang dapat beraktualisasi diri, menempa diri dengan segala keterampilan dan pembelajaran.

 

3. Apa keuntungan yang akan diperoleh ketikaseorang mahasiswa memilih untuk aktif dalam organisasi?

“Jangan tanyakan apa yang diberikan Negara kepadamu, tetapi tanyakan apa yang engkau berikan untuk Negaramu”, ucap Presiden Amerika John F Kennedy. Seperti itu jugalah hendaknya berorganisasi. Berorganisasi, terlebih dalam organisasi mahasiswa. Jangankan untuk bicara keuntungan materi ataupun yang lainnya, bahkan tidak jarang materi kita lah yang malah terpakai. Lalu kenapa orangingin berorganisasi? Pasti ada suatu hal dalam berorganisasi yang sangat bermanfaat. Organisasi mahasiswa banyak memberikan manfaat yang khususnya pada perkembangan diri mahasiswa. Ya, organisasi itu wadah pengembangan diri, wadah untuk menemukan jati diri. Organisasi mengajarkan banyak hal yang tidak didapatdi bangku perkuliahan, tetapi ilmu yang didapat di organisasi adalah keterampilan yang sangat berharga. Di organisasi kita akan belajar banyak hal, yang paling utama adalah belajar bersosialisasi dan bekerja sama dengan orang lain. Di organisasi kita juga belajar kepemimpinan, belajar berkomunikasi, belajar merancang kegiatan, belajar melaksanakan progam, belajar mandiri, belajar bertanggung jawab dan juga membina prestasi. Banyak hal lain yang menjadi manfaat berorganisasi, tetapi setidaknya itu yang umumnya.

 

4. Jikakeuntungan yang diperoleh adalah relasi yang banyak, bukankah tidak hanya dalam organisasi kita bisamemperolehnya?

Benar, relasi tidak hanya diperoleh di organisasi. Dalam pergaulan hidup sehari hari bahkan mungkin kita bisa saja mendapat lebih banyak relasi. Lantas, apa bedanya relasi dalam berorganisasi? Memiliki banyak relasi itu bagus, tetapi tidak tahu bagaimana “memanfaatkan relasi” itu yang tidak bagus. Di organisasi kita tergabung dalam kesatuan orang-orang berkelompok. Berorganisasi membuat kita akan lebih sering berinteraksi dengan banyak orang. Interaksinya adalah interaksi yang positif dan produktif, seperti dalam berorganisasi ada program kerja yang mesti dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya kita memerlukan koordinasi dengan banyak orang, disana kita belajar berinteraksi berkomunikasi untuk mewujudkan tujuan program kerja yang ingin dicapai. Untuk itu diperlukan kemahiran dan kecakapan membina relasi dengan pihak-pihak terkait. Dengan seringnya kita berkecimpung dengan hal demikian, maka dengan sendirinya kita akan belajar dan pandai dalam mengelola relasi. Dan ilmu seperti ini banyak berguna dalam kehidupan social bermasyarakat maupun dalam kegiatan perkuliahan yang kita jalani. Baik dalam hubungan dengan teman sekelas, dengan dosen dsb. Orang-orang yang berorganisasi biasanya akan terlihat berbeda, mereka lebih lihai dan lebih menonjol dari pada orang-orang yang tidak berorganisasi. Ya, orang besar di dunia ini pun dibesarkan oleh kemampuan mereka dalam berorganisasi.

 

5. Bagaimanapendapat kakak tentang pernyataan ”aktivis lamban dalam menyelesaikanpendidikannya”?

Pertama, kakak tidak menyangkal pernyataan tersebut. Memang, kenyataan yang ada membuat kita secara tidak langsung men-generalisasikan bahwa aktivis itu lamban dalam menyelesaikan pendidikannya. Dan dalam menjawab ini pun kakak agak sedikit hati-hati agar tidak dikatakan bahwa kakak mendukung pernyataan diatas..hehe (personal experience). Tanpa bermaksud memberikan pembenaran, coba kita perhatikan bahwa beban kerja seorang aktivis itu dua kali lipat dibanding mahasiswa biasa pada umumnya. Jika mahasiswa biasa hanya disibukkan dengan aktivitas akademik dsb seperti (kantin,kos, kampus dan percintaan dll), pada saat yang sama seorang aktivis juga dibebankan dengan tugas-tugas keorganisasian. Mereka harus memaksimalkan waktuuntuk membuat kuliah mereka menjadi efektif. Sebagaimana kita tahu bahwa beban SKS mahasiswa saat ini saja sudah terasa sangat membebani, menyita waktu dan mempersempit ruang gerak mahasiswa.

Jika kita perhatikan, tidak sedikit juga aktivis yang dapat menyelesaikan studinya tepat waktu ataupun tidak terkesan lamban. Tapi secara pribadi, kakak ingin menanyakan ulang “keaktivisan” mereka..hehe just kidding. Bukan kakak memandang buruk hal tersebut, malah kakak mengapresiasi karena ituadalah sebuah prestasi. Namun yang pasti, bagi seorang aktivis, cepat atau lambat dalam menyelesaikan studi bukanlah merupakan persoalan, bukan indikator yang menjamin kesuksesan. Aktivis itu tahu prioritas, dan juga kakak pribadi mengakui bahwa kegiatan-kegiatan “keaktivisan” itu memang menyenangkan. Jujur bahwa terkadang memang kalau harus memilih antara masuk kuliah dengan kegiatan, terkadang aktivis akan lebih rela meluangkan waktunya untuk kegiatan..hehe. Tapi pastinya dengan perhitungan yang cukup matang dengan memperhatikan izin dsb. Mungkin karena ini juga muncul stigma bahwa aktivis itu lamban dalam menyelesaikan studinya.

Dalam hal kesuksesan, terkadang kita dapat menyimpulkan hal yangterbalik. Coba kita lihat tokoh-tokoh besar di Negara ini tidak jarang bahwa mereka dulunya adalah seorang aktivis. Nah, pastinya ada modal lain yang dipunyai aktivis sehingga mereka dapat lebih melesat sukses dibanding mahasiswa lainnya. Kita harus jujur mengakui hal ini. Aktivis itu biasanya adalahorang-orang yang talented,orang-orang yang terlatih dan terampil, terutama lagi dalam kehidupansebenarnya. Aktivis itu telah menjalani sekelumit proses yang melejitkanpotensi pribadinya menjadi matang dan biasanya aktivis lah yang lebih siapdalam kehidupan. Mereka lebih cepat beradaptasi dan lebih gesit, makanyaaktivis itu banyak yang sukses..hehe. Tapi ya tentu akan lebih baik jikaaktivis tidak lalai dan dapat menyelesaikan studinya tepat waktu. Walau memang kalau kita telisik lebih dalam bahwa tidak ada proses perjalanan yang ideal,semua ada pola yang keteraturannya tidak dapat ditebak dan artinya tidak dapatdisimpulkan sekilas. Boleh jadi saat ini seseorang, baik itu aktivis ataupun tidak, dalam kehidupannya terkesan tidak baik atau terkesan lamban sebagaimana pernyataan diatas, tetapi dibalik itu siapa yang tahu masa depan? Jadi intinya,apapun yang kita lakukan maka kerjakanlah dengan sebaik-baiknya dan rencanakanlah dengan sesukses-suksesnya. Mudah-mudahan kita menjadi orang yang berhasil.

 

6. Bagaimanatips memilih organisasi yang dapat menampung dan mengembangkan kreativitas, bakat dan minat?

Zaman sekarang ini sudah banyak tumbuh dan berkembang berbagai organisasi yang memenuhi “student need and student interest”. Organisasi mahasiswa zaman ini pun telah lebih adaptif dengan mengayomi berbagai kreativitas, bakat dan minat mahasiswa. Adabeberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum akhirnya memutuskan untukbergabung. Untuk mendapatkan keputusan suatu organisasi fit and proper untuk kita ikuti, maka kita pribadi harus lebihaktif dan proaktif untuk mencari tahu sebanyak mungkin informasi mengenaiorganisasi tersebut.

Pertama kita harus lebih jeli dalam mengukur apa kreativitas, bakat ataupun minat kita.Tepatnya kita harus memiliki passion atau gairah. Diri kita pribadi dahulu yang harus menentukan hal tersebut,menentukan apa yang menjadi minat dan ketertarikan kita.

Kedua kita bisa mencari sebanyak mungkin informasi mengenaiorganisasi yang sesuai dengan kreativitas, bakat dan minat yang ingin kitakembangkan. Ada tipe organisasi yang kreativitas, bakat dan minta tertentu adalah fokus utama dalam pergerakannya, seperti contohnya organisasi keahlian dan profesi. Dalam organisasi mahasiswa, ada terdapat organisasi yang bergerak dalam hal olahraga bela diri, ada olahraga catur dsb. Ada organisasi kesenian,ada organisasi yang bergerak dalam aktivitas mengenai alam, ada organisasi yangmengembangkan musik, dan ada juga organisasi yang berorientasi dan berfokuspada da’wah Islam dsb. Namun ada juga organisasi yang secara umum, hal-halterkait kreativitas, bakat dan minat ditampung dalam suatu bidang di dalamstruktur organisasi tersebut. Contohnya di dalam sebuah organisasi ada bidang minat dan bakat.

Ketiga selanjutnya kita dapat membuat list atau daftar organisasi yang telah memenuhi target kita.

Keempat dari daftar yang telah kita buat kita lalu harus mensortir organsisasi tersebut dalam daftar pilihan yang lebih kecil (lebih sedikit), menjadi pilihan-pilihan organisasi yang lebih tepat dan mana yang paling pas dengan yang kita inginkan.

Kelima untuk itu kita harus melakukan klarifikasi dan penilaian yang akurat untuk menentukan pilihan yang benar-benar tepat. Kitabisa memulai dengan mencari tahu tentang keberadaan organisasi yang kita tetapkan dalam daftar sortiran tersebut. Bisanya setiap organisasi akan membukaseluasnya informasi mengenai organisasi tersebut, kita dapat datang dan bertanya kepada pengurus organisasi tersebut untuk mendapat keterangan yang kita inginkan. Selain itu penting juga untuk mencari tahu informasi dari orang lain yang barangkali mengetahui mengenai organisasi yang kita maksud. Adabaiknya juga kita mencoba meminta pendapat dari senior, teman dan keluarga. Sekarangini, hampir semua organisasi juga telah memiliki akun di internet dan media sosial seperti website dan facebook. Semakin banyak informasi yang kitadapatkan maka akan semakin mudah kita mengukur dan menjatuhkan pilihan.Kriteria informasi yang mendukung diantaranya seperti sudah berapa lama organisasi tersebut berdiri, sudah berapa banyak anggotanya, seberapa aktiv kegiatannya, seberapa intens pertemuan dalam organisasi tersebut dan poin-poin lain yang dapat kita tentukan sendiri. Terakhir,  dengan penuh keyakinan dan semangat ikuti kata hati untuk menjatuhkan pilihan terhadap organisasi mana yang akan kita masuki.

7. Menurut kakak, kapan waktu yang tepat untuk memulai karir organisasidi PT? Misalnya, semester 3. 

Pada dasarnya semakin cepat semakin baik. Namun fakta yang sedikit kontra-produktif adalah sebagaian besar mahasiswa baru pada tahun-tahun awal studinya cenderung enggan untuk aktif dan tergerak untuk berorganisasi. Merekabiasanya lebih menyukai untuk menikmati euphoria bersenang-senang atas kebebasan yang mereka dapatkan sewaktu menjadi mahasiswa baru yang memang sangat berbeda dengan keadaan ketika mereka masih menjadi siswa. Banyak juga yang antipati lantaran mendengar stigma-stigma bahwa berorganisasi itu hanyaa kan menghambat studi. Tambah juga pesan orang tua untuk cepat menyelesaikan studi. Banyak juga yang menunda untuk langsung terjun berorganisasi dengan alasan bahwa mereka masih mencari tahu dan menyesuaikan diri dengan kehidupankampus, dan banyak alasan lainnya. Padahal hakikatnya dengan semakin cepat berproses di organisasi maka akan cepat pula proses pematangan diri mereka. Danakan lebih terukur dan terencana dengan baik kegiatan perkuliahan mereka, karena mereka akan lebih cepat mengenal dunia kampus melalui rekan-rekan diorganisasi.

Secara umum, di satu sisi kakak setuju bahwa karir organisasi diperguruan tinggi sebaiknya dimulai sejak semester 3. Karir yang kakak maksud disini adalah proses mereka untuk mengisi struktur di organisasi. Tetapi untuk karir secara umum, alangkah lebih baik untuk mengikuti proses berorganisasi sejak semester awal perkuliahan. Beberapa organisasi pada umumnya memiliki jenjang perkaderan dan masa pengenalan anggota, ada istilahnya anggota muda;yakni mahasiswa baru yang direkrut menjadi anggota organisasi tetapi belum mendapatkan tempat di struktur kepengurusan di organisasi. Melalui langkah seperti ini, ada banyak manfaat positif bagi seorang mahasiswa baru untuk menentukan apakah benar-benar akan aktif berorganisasi ataupun tidak karena mereka akan mulai intens bersentuhan dan berkenalan dengan aktivitas-aktivitas keorganisasian.

 

8. Organisasi yang bergerak di bidang apa yang menjadi fokus perhatian kakak?

Bagi kakak pribadi, kakak tertarik untuk mendalami organisasi yang menyentuh aspek kepemimpinan,  pergerakan mahasiswa dan kajian Islam. Selainkakak juga tertarik untuk mendalami organisasi-organisasi profesi ataupun organisasi yang berfokus pada kreativitas, bakat dan minat. Kakak tertarik dengan organisasi terkait kewirausahaan dan bisnis, kakak juga tertarik dengan organisasi yang care mengenai alam, dan juga organisasi yang fokus pada penulisan.

 

9. Bagaimanapendapat kakak tentang organisasi yang berorientasi dakwah,misalnya FS-NURI?

Dalam pandangan kakak, organisasi yang berorientasi dakwah itu sangat bagus. Organisasi seperti ini sangat memberikan manfaat dalam mengembangkan nilai-nilai Islam. Menjadi wadah pembelajaran dan jembatan pengetahuan bagiumat agar lebih mengenal ajaran Islam dan memberikan pelajaran serta gerakan amaliyah agar umat (anggotanya) senantiasa ingat dan taat pada ajaran Islam. Berbicara mengenai organisasi dakwah tentu adalah skop yang besar, ada organisasi aliran keagamaan, ada organisasi dakwah dalam bentuk partai politikdsb. Tertalu lebar dan akan terlalu banyak pandangan jika kita bahas itu. Spesifiknya saja yaitu organisasi dakwah  dalam kalangan mahasiswa. Organisasi dakwah dalam kalangan mahasiswa lebih akrab kita kenal dengan “organisasi rohis”, seperti halnya FS Nuri. Kalau berfikir objektif, seyogiyanya kita akan sangat mendukung dansangat apresiatif terhadap keberadaan organisasi seperti ini. Kita perhatikan bahwa porsi untuk pendidikan keagamaan sangat kecil dalam kurikulum pendidikan nasional kita, kita banyak disuguhi dengan pendidikan umum yang kalau secara garis besar memang dapat membawa anak-anak didik pada keberhasilan, namun kurikulum seperti itu gagal “memanusiakan manusia seutuhnya”. Ditambah lagi dalam pengajarannya materi ajarsangat jarang dikaitkan dengan nilai-nilai kegamaan. Padahal dalam Islam sebagai agama paripurna menyatakan bahwa ilmu itu adalah bersumber dari Tuhan yang Maha Esa, sementara kurikulum pendidikan saat ini terkesan mengembangakankeilmuan dengan dasar pengembangan sendiri dan meniadakan keberadaan Tuhandibalik sebuah ilmu. Terlebih lagi ada dikotomi antara ilmu agama dengan ilmuumum. Sudah barang tentu ini menjadi masalah yang sedemikian kompleks.Problematika umat sekarang ini sudah semakin kearah ketidakwarasan. Pendidikanmembentuk manusia yang seakan hidup tidak ber-Tuhan. Padahal dalam Islam, ada keseimbangan yang perlu dijaga antara kehidupan dunia dan kehidupa akhirat dalam artian beragama dan ber-Tuhan. Pendidikan sekarang ini hanya membentuk manusia manusia yang cerdas akal dan fikiran, namun gersang secara spiritual. Islam memberikan makna yang lengkap dalam kehidupan. Oleh karena itu, demikianlah arti pentingnya keberadaan organisasi dakwah, untuk menjadi jembatan keilmuan spiritualitas yang akan membentuk manusia-manusia Islami seutuhnya. Namun dibalik itu semua juga ada problematika di kalangan organisasi dakwah yang juga penting untuk disoroti. Kakak pribadi menilai beberapa organisasi dakwah terkesan sangat ekslusif, padahal nilai-nilai dakwah yang diajarkan itu sangat inklusif. Ada juga stigma-stigma negatif lainnya mengenaiorganisasi dakwah di kalangan mahasiswa, terutama jika organisasi dakwah tersebut berafiliasi dengan organisasi-organisasi dan proses perpolitikan.  Sebenarnya jika dikaji lebih dalam tidak ada sekat antara dakwah dan perpolitikan, karena memang ajaran dakwah itu universal. Konsep yang harus dipahami adalah dakwah harus lah menyeru kepada kebaikan, kepada perbuatan baik yang dilakukan.


*Wawancara ini dilakukan pada tanggal 16 Juli 2013

Di Regensburg, Jerman
Article, My Thought

Mewujudkan impian; kemampuan yang hanya dimiliki manusia

[dropcap]D[/dropcap]iantara para pembangun impian, mereka yang paling sukses biasanya adalah orang-orang yang disepanjang perjalanannya paling siap berbagi kesuksesan itu dengan orang-orang disekitar mereka. Layaknya hakikat dalam kepemimpinan, cara yang paling efektif untuk memperoleh kekuasaan adalah dengan memberikan kekuasaan kepada orang lain. Para pemimpin yang mendelegasikan kekuasaan sekaligus tanggung jawab adalah mereka yang akhirnya mendapatkan penghargaan tertinggi dan kesetiaan dari orang-orang di sekitarnya; mereka yang berani menunjukkan kepercayaan tinggi kepada orang lainlah yang akhirnya paling dipercaya.

Di Regensburg, Jerman

“Mewujudkan impian- untuk itulah kita dibentuk dan diciptakan. Itulah yang membuat kita unik. Membangun impian merupakan cara yang paling mendasar menjadi manusia.”, catat Paul Levesque, seorang pegulat Amerika yang lebih dikenal dengan nama ringnya “Triple H”.

Coba perhatikan kehidupan harimau di alam bebas, berbeda dengan harimau yang dibesarkan di kandang. Harimau yang hidup di kandang memiliki tingkah laku yang berbeda, berjalan bolak-balik tanpa henti di dalam kandangnya. Inilah binatang yang mendapatkan semua makanan yang ia butuhkan dengan diantar kedepan kandangnya setiap hari; ia tidak perlu takut diserang pemangsa lain yang akan merebut wilayah kekuasaannya, pasangannya atau sebagainya. Mereka dilindungi dari hal-hal seperti itu, bahkan ia diberi pasangan dari waktu ke waktu agar bisa berkembang biak. Namun, mengapa binatang itu tampak sedih? Karena satu-satunya hal yang tidak boleh dilakukan harimau itu di dalam kandang itu adalah “menjadi HARIMAU”. Semua hal yang perlu dilakukan untuk menjadi seekor harimau sudah dilakukan untuknya oleh pemeliharanya. Binatang itu benar-benar mati karena bosan.

Harimau yang hidup di kandang hanya belajar sedikit tentang harimau selama hidupnya di kandang. Di alam bebas, harimau-harimau muda belajar untuk melindungi wilayahnya dan berbagai kehidupan harimau umumnya. Seekor harimau yang dibesarkan di dalam kandang sama sekali tidak mendapatkan pelajaran seperti itu. Jika dilepaskan ke alam bebas sebagai binatang dewasa, dalam waktu singkat ia hampir dipastikan akan musnah karena tidak pernah memiliki kesempatan untuk mempelajari elemen-elemen penting untuk menjadi seekor harimau.

Dan apa elemen-elemen penting untuk “menjadi seorang manusia? Bagaimana jika kemampuan untuk membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi dan kemudian mengubahnya menjadi kenyataan (mewujudkan impian) merupakan kapasitas yang hanya dimiliki manusia, atau satu-satunya hal yang membedakan manusia dengan makhluk lain?

Di dalam kereta menuju Munchen
Article, My Thought

Membangun impian ibarat ilmu roket

[dropcap]K[/dropcap]enapa saya bisa begitu menggebu dan bersemangat dalam menggapai impian? Lalu kenapa saya mampu berkorban waktu, tenaga yang tidak terhingga untuk mencapai impian? Karena saya paham bahwa membangun impian itu ibarat ilmu roket. Anda harus menciptakan milestone yang kokoh di setiap tahap guna mempertahankan motivasi untuk mencapai impian-impian besar lainnya di kemudian hari.

Di dalam kereta menuju Munchen

Seperti apa yang dikatakan oleh Charles Lindbergh, penerbang Amerika yang juga seorang penulis, bahwa melakukan sesuatu yang sangat Anda inginkan itu mirip dengan semburan adrenalin yang paling kuat. Anda hamper-hampir merasa sepertinya Anda bisa terbang tanpa pesawat.

Membangun impian itu persis serupa dengan ilmu tentang roket. Bagaimana cara mempertahankan motivasi, dapat dijelaskan dengan ilmu tentang roket. Penasaran? Berikut saya jelaskan.

Roket Saturnus 5 (yang biasa digunakan untuk meluncurkan pesawat Apollo dalam misi-misi mecapai bulan) memiliki tinggi 110 meter dan berat 3.000 ton apabila bahan bakarnya penuh. Namun, objek berbentuk silinder dengan 45 tingkat ini bukan sekedar tabung kosong berisi bahan bakar. Roket ini dibagi menjadi 3 tingkatan berbeda yang masing-masing memiliki sistem tenaga pendorong yang sama sekali terpisah.

Tingkat pertama (bagian terbawah roket saat berdiri di landasan luncur) berisi 2.200 ton bahan bakar – hampir 75 persen keseluruhan bahan bakar. Apakah ini berarti bahwa roket tingkat pertama mendorong astronot 75 persen dari jarak yang harus ditempuh ke bulan? Tidak. Bahkan tingkat pertama terlepas dari tubuh roket dengan bahan bakar yang hampir tidak tersisa di ketinggian tidak lebih dari enam puluh kilometer di atas bumi. Itulah jumlah bahan bakar yang dibutuhkan untuk melepaskan diri dari gaya tarik gravitasi bumi dari permukaan tanah.

Tingkat kedua membawa sekitar 460 ton bahan bakar – sekitar 21 persen dari daya tamping bahan bakar roket tingkat pertama – tetapi mampu membawa astronot ke ketinggian hamper tiga kali lipat, yaitu hingga lebih dari seratus kilometer di atas bumi sebelum akhirnya memisahkan diri dan menjauh.

Tingkat ketiga hanya membawa 115 ton bahan bakar – kurang dari 6 persen bahan bakar roket tingkat pertama – tetapi jumlah ini cukup untuk mendorong astronot keluar sama sekali dari orbit bumi memasuki lintasan bulan sebelum bagian ini akhirnya juga terlepas.

Modul kerja yang ditempati para astronot selama sisa perjalanan ke- dan dari bulan membawa sepersepuluh jumlah bahan bakar yang dibawa tingkat ketiga roket Saturnus 5 dan kira-kira seperdua-ratus jumlah bahan bakar roket tingkat pertama. Kendaraan ini, modul kerja ini, adalah roket yang benar-benar mengantarkan manusia ke bulan dan kembali ke bumi – tetapi ia tampak begitu kecil dibandingkan dengan monster yang dibutuhkan untuk mendorongnya agar bebas dari gravitasi bumi.

Atau, meminjam istilah hukum dasar kekekalam momentum yang lebih sederhana: dibutuhkan jauh lebih banyak energi untuk memulai sesuatu dari awal dibandingkan energi yang dibutuhkan untuk menjaganya agar tetap bergerak. Motivasi adalah bahan bakar penggerak, kemampuan memanfaatkan dan mengolah motivasi juga merupakan faktor penting. Dan mempertahankan motivasi adalah sesuatu yang paling utama agar dapat tetap konsisten bergerak mencapai impian.

Sekarang, dapatkah teman-teman menyimpulkan kenapa saya sangat bersemangat dan berusaha keras untuk mencapai impian saat ini? Dan dapatkah teman-teman mengambil hikmah dari cerita saya di atas?

Kita perhatikan juga nasihat Imam Syafi’i:

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah berjuang.

Space iklan gratis di adhityafernando.com
Business & Career

Space iklan gratis di adhityafernando.com

[dropcap]S[/dropcap]ahabat yang saya banggakan, saya ingin kasih kejutan untuk kalian semua. Apakah sahabat punya usaha berupa produk ataupun jasa, dan ingin dipromosikan? Nah kali ini adhityafernando.com kasih ruang iklan gratis untuk sahabat-sahabat sekalian. Tidak ada syarat.

Apa yang perlu disiapkan? 

1. Banner usaha berukuran 115 x 115 px atau ukuran 215 x 115px dalam format jpg ataupun gif. Saat ini sudah banyak website yang memberikan panduan dan tools untuk membuat banner secara online, tanpa perlu menguasai software desain grafis. Silahkan cek di google.

2. Keterangan mengenai usaha/bisnis yang akan dipromosikan. Nama, bidang usaha, nomor kontak yang bisa dihubungi dsb.

3. Tulisan mengenai usaha yang Anda jalankan. Ceritakan dengan bahasa promosi minimal 3 paragraf yang memuat jelas mengenai usaha Anda. Nantinya akan saya posting di halaman website adhityafernando.com.

4. Foto-foto usaha yang Anda jalankan. Minimal 1 buah.

5. Kirimkan bahan-bahan tersebut ke email: contact@adhityafernando.com dengan subject “Promosi Iklan Gratis”.

Contoh penempatan bannernya bisa dilihat di sudut kanan gambar di bawah ini:

Space iklan gratis di adhityafernando.com

Saya berharap hal ini dapat membantu teman-teman. Saya ingin bersama-sama tumbuh dan berkembang dengan Anda sekalian. Sebagaimana slogannya Anas Urbaingrum: Saling menghidupi, saling menumbuhkan, saling menguatkan. Semoga hal positif tersebut dapat menjadi prinsip kita bersama.

Semoga sukses selalu untuk kita semua!

Article, My Thought

Semoga Presiden Indonesia

[dropcap style=”flat”]M[/dropcap]asih saya ingat jelas ketika itu Pemilihan Raya (PEMIRA) UIN Suska tahun 2012 saya dipinang menjadi calon wakil presiden mahasiswa oleh sahabat saya dari salah satu organisasi intra kampus.

Semoga presiden republik Indonesia

 

 

Saat itu saya terima pinangannya. Sudah sempat konsolidasi dan mengurus berbagai persiapan, namun karena ada beberapa masalah yang memang krusial, terpaksa saya harus mundur dan merelakan sahabat saya itu maju dengan menggandeng orang lain.

Dijagokan sebagai presiden mahasiswa
Pada saat PEMIRA 2012 itu, suara-suara pendukung saya memang sudah cukup besar namun belum terlalu padu. Selanjutnya pada PEMIRA tahun 2013 ini, kembali muncul suara-suara yang menjagokan saya sebagai calon presiden mahasiswa UIN Suska. Tidak ketinggalan dari sahabat-sahabat dekat saya juga sangat solid mengkonsolidasikan agar saya maju sebagai capresma UIN 2013. Dukungan itu tahun ini sangat besar, muncul dari berbagai kalangan. Sampai-sampai pada saat itu, sebelumnya saya belum ada berbicara mengenai capresma, namun saat saya ke kampus dan bertemu dengan berbagai kalangan mahasiswa seolah sudah terbentuk opini bahwasanya saya adalah capresma dan mereka spontan menyatakan dukungannya. Saya sempat semakin percaya diri atas dukungan kawan-kawan semua, selain memang juga saya secara pribadi mempunyai niat untuk itu dan saya sudah siap secara mental, prestasi, pengalaman dsb.

Mendekati PEMIRA, ternyata ada kabar ganjil yang ternyata menyurutkan langkah kemajuan saya sebagai capresma. KPRM membuat peraturan bahwa capresma maksimal adalah semester 8. Saya jadi teringat pertentangan tahun lalu yang sempat memunculkan kegaduhan karena masalah yang sama. Pada saat itu ada dua kandidat yang sama-sama berada pada semester sepuluh. Pertentangan muncul dan sempat menimbulkan konflik. Singkat cerita akhirnya salah satu calon memutuskan untuk mundur dengan penuh kesadaran, namun satu calon lagi tetap maju dengan segala konsekuensi dan pelegalan yang terencana. Pada PEMIRA 2012, hanya ada satu pasangan calon yang memenuhi syarat semester, dari total 3 pasangan calon.

Akhirnya PEMIRA 2012 dimenangkan oleh pasangan calon semester sepuluh yang ketika pertentangan masalah semester terjadi mereka tetap ngotot untuk maju.

Melihat keadaan tahun ini yang hampir serupa dengan tahun kemarin, akhirnya saya putuskan dengan cukup berat hati untuk tidak maju sebagai capresma. Karena menimbang berbagai hal, termasuk pertentangan yang mungkin akan kembali memunculkan konflik. Namun, saya mengapresiasi kepercayaan dan dukungan teman-teman kepada saya, selain secara pribadi saya juga berkeyakinan penuh kemajuan saya. Saya saat itu merasa, “ya inilah saatnya”, saya merasa saya cukup kompeten, cukup berpengalaman mengenai ormawa kampus, cukup berprestasi dan cukup mental, cukup visi untuk perubahan dan jelas saya merasa bahwa saya mempunyai kapabilitas untuk jabatan sebagai presma nantinya.

Ikut meramaikan pemira
Menimbang kondisi di atas, saya tidak lepas peran begitu saja seketika saya menyatakan tidak maju dalam bursa calon. Saya tetap ikut memaikan peran dalam PEMIRA 2013, karena jelas saya masih punya waktu untuk berproses. Singkat cerita, KPRM 2013 telah menetapkan empat pasangan calon. Dan salah satu dari kandidat tersebut adalah kandidat saya, saya menaruh dukungan dan harapan pada kandidat tsb karena beliau memiliki visi dan misi yang selaras dengan saya. Selain beliau juga menurut saya adalah kandidat paling kompeten untuk jabatan yang akan diperebutkan tsb. Saya ikut turun langsung dalam aksi dan kampanye pemenangan kandidat ini, dan salah satu aktor intelektual dalam pemenangan kandidat tsb. Namun, singkat cerita pasangan calon dukungan saya ternyata tidak berhasil memenangkan PEMIRA. Kandidat hanya meraih suara terbanyak nomor 3. Kurang lebih 700-an suara. Tetapi bagi saya itu adalah prestasi yang cukup membanggakan, karena mengingat kemajuan kandidat ini serba mendadak dan cukup banyak rintangan.

Betapa tidak, keputusan untuk maju baru final ketika hari terakhir pendaftaran calon dan ketika calon sudah memasuki masa kampanye, kami masih disibukkan dengan proses melengkapi persyaratan administrasi yang ketika itu diminta agar diperbaiki kembali oleh KPRM. Saat itu, cuma tersisa sekitar 4-5 hari menjelang pemilihan. Kami baru mulai melakukan kampanye, namun tidak cukup waktu dan masa lagi untuk konsolidasi dengan berbagai ormawa selingkungan UIN. Selain berbagai ormawa tsb sudah jauh-jauh hari diajak berunding oleh pasangan calon yang lain, juga memang tidak mungkin meloby mereka agar merubah keputusan dukungannya sekejap waktu. Alhasil kami hanya turun kampanye seadanya. Kami merasa cukup efektif apa yang sudah kami lakukan, antara hari kampanye dan jumlah suara dukungan yang berhasil kami dapatkan, andaikan saja persiapan sudah jauh-jauh hari mungkin saja kami adalah pemenangnya.

Menolak pinangan baru
Saat ini adalah mendekati pelaksanaan kongres mahasiswa UIN Suska III tahun 2013, yang dimana salah satu agendanya adalah pemilihan ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) UIN 2013. Kembali saya mendapat dukungan dan kepercayaan dari berbagai kalangan untuk menduduki jabatan tersebut. Saya lagi-lagi merasa cukup kompeten untuk itu namun kali ini saya secara terpaksa menyatakan bahwa saya harus menolak pinangan teman-teman tersebut. Banyak pertimbangan yang memberatkan saya untuk menerima hal itu. Dan pada kasus ini, pertimbangannya terpusat pada hal-hal terkait saya secara pribadi. Saat ini saya sudah masuk tenggang dua semester dari semester wajar, tidak mungkin lagi saya egois untuk maju sebagai ketua BLM dan memperpanjang lagi semester. Itu sebenarnya masalah pokok. Selain saya juga sudah merasa cukup dan sampai pada masa jenuhnya berproses di kampus, saya saat ini akan memfokuskan pada penyelesaian kuliah saya dan proses menjemput impian saya berangkat ke Jerman insya Allah bulan September ini dan proses pencapaian impian saya melanjutkan studi Master (S2) di negeri benua biru, Jerman!

Saya berharap ada penerus-penerus yang bervisi serupa dengan saya.

Ini adalah masanya adik-adik junior, saya berpesan agar selain aktif di organisasi dan akademik, kejar juga impian dan raih pengelaman sebanyak-banyaknya, raih prestasi setinggi-tingginya. Prestasi lokal, nasional dan internasional.

*Tulisan ini dibuat pada tanggal 27 Mei 2013.

Adhitya Fernando – Aktivitas Internasional (Sebagaimana julukan teman-teman kepada saya)

Prabowo-Hatta for President

10 alasan kenapa mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa

[dropcap style=”flat”]C[/dropcap]apres Indonesia untuk tahun 2014 mengantar benak kita pada nama Prabowo Subianto. Di negeri tercinta yang masih dirundung duka dan derita ini, kita membutuhkan capres 2014 yang amanah dan rela mati demi kehormatan negeri sendiri. Disadari atau tidak, sebagian besar pemimpin penting di negeri ini telah melakukan pengkhianatan, merampok uang negara, merendahkan martabat bangsa, dan menjual masalah kemiskinan untuk menarik simpati masa. Saat kita membahas capres 2014 di Indonesia, ada sekian ribu faktor yang bisa kita jadikan kriteria untuk melakukan penilaian

Dukung Prabowo-Hatta untuk Presiden Indonesia 2014

Capres Indonesia 2014 adalah seorang manusia Indonesia sejati yang berani dibunuh dan dihukum mati ketika melakukan tindak pidana korupsi. Dia harus berani mati dan tidak melakukan aksi pembelaan diri ketika telah terbukti melakukan korupsi. Capres 2014 dapat dikelompokkan sebagai manusia yang penuh ambisi, maka tidak semua yang mencalonkan diri menjadi presiden benar benar ingin mengabdi demi kejayaan negeri ini.

Capres 2014 haruslah manusia yang berakhlak mulia dan dia harus mampu dalam mengendalikan nafsu syahwatnya. Jangan sampai negeri sebesar Indonesia dipimpin oleh manusia pengumbar syahwat yang rakus kepada wanita. Capres 2014 adalah pribadi jujur yang mau bekerja sekeras kerasnya hingga untuk menciptakan karya masyhur dan siap babak belur ketika perasaan rakyat terasa hancur. Capres 2014 haruslah manusia anti kasur dan tidak mudah tergoda oleh artis cantik yang berpenampilan syur, karena sungguh memalukan dan pasti akan membawa kehancuran bila para pemimpin bangsa suka gentayangan di hotel sambil menikmati dan menyewa wanita.

Capres 2014 layak disematkan pada Bapak Prabowo Subianto demi kejayaan dan kemakmuran negara di masa yang akan datang. Suka atau tidak, kita semua membutuhkan figur prabowo subianto untuk mengentaskan nasib rakyat dari keterpurukan yang berkepanjangan. Capres 2014 menyatu dengan nama Prabowo subianto dan kita semua tentunya bisa lebih memahami mengapa Prabowo subianto menjadi Capres terbaik 2014 bagi bangsa dan negeri ini.

[accordion][spoiler title=”1. Prabowo-Hatta pemimpin visioner”]

Prabowo punya 6 visi besar membangun Peradaban Baru Indonesia melalui Program Aksi Transformasi Bangsa. Sedangkan Hatta memiliki 8 visi Kerja Nyata untuk menjadikan Indonesia Sejahtera. Kedua visi besar ini sangat nasionalis karena menginginkan kebangkitan Indonesia menuju peradaban baru Indonesia yang lebih Berdaulat dan Bermartabat, Mandiri dan Berkarakter, Adil-Makmur, dan Sejahtera.

6 Visi Besar Prabowo:

Membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur.
Melaksanakan ekonomi kerakyatan
Membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamanan sumber daya air
Meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan budaya serta Olahraga
Membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup
Membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas, dan efektif
Visi besar Prabowo ini sejalan dengan 8 visi besar Hatta

8 Visi Kerja Nyata Hatta:

Reformasi Agraria
Ketahanan Pangan Nasional
Reformasi Pengelolaan SDA
Penguatan Industri Dalam Negeri
Birokrasi Yang Melayani
Demokrasi Kesejahteraan
Otonomi Daerah Yang Bertanggung Jawab
Nasionalisme Baru.[/spoiler]
[spoiler title=”2. Prabowo-Hatta pemimpin yang amanah”]
Prabowo-Hatta adalah pemimpin Dwi Tunggal yang amanah. Keduanya memiliki sifat-sifat kepemimpinan (Leadership) yang terpuji dan unggul. Prabowo-Hatta dapat dipercaya dan bertanggung jawab menjalankan tugas dan misi mulia demi bangsa dan negaranya.

Mereka menjaga kepercayaan rakyat dengan sangat bertanggung jawab. Kepercayaan itu pula yang menjadikan Prabowo-Hatta juga dipercaya memimpin organisasi yang didirikan Prof.Dr.Ing. BJ Habibie yaitu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai Dewan Penasihat ICMI dan Ketua Dewan Pakar ICMI. Prabowo memiliki New Nasionalism , Hatta Rajasa mempunyai Hattanomic. Keduanya sama-sama menuju sebuah kebangkitan Indonesia Raya menuju Peradaban Baru Indonesia yang Adil, Maju, dan Sejahtera.[/spoiler]

[spoiler title=”3. Prabowo-Hatta pemimpin yang berkarakter”]
Sosok Prabowo adalah sosok pribadi berkarakter kuat. Dalam dirinya terkandung pikiran, ucapan, dan tindakan yang tegas, berani, jujur, disiplin, penuh komitmen, dan berintegritas. Prabowo bukan tipe pemimpin yang lebay, peragu, pecundang, ciut nyali. Prabowo juga bukan pemimpin berkarakter tempe, suka mencla-mencle, esok dele sore tape, cengengas-cengenges, dan cuma jadi boneka yang gampang dipermainkan.Prabowo berpendirian teguh, tak mudah disetir orang lain yang akan merusak bangsa dan negaranya. Prabowo akan mempertaruhkan segalanya demi tegaknya Indonesia Raya, yang Bermartabat, Adil, Maju, dan Sejahtera!!

Prabowo seperti Khalifah Umar Bin Khattab yang pemberani dan melindungi. Berani melindungi kepentingan bangsanya, kepentingan rakyatnya, kepentingan ideologisnya, dan kebhinekaannya. Prabowo juga humanis dan welas asih, berhati lembut kepada yang lemah dan kekurangan. Sama seperti Khalifah Umar Bin Khattab yang harus memanggul bahan pangan untuk rakyatnya yang menangis dan kelaparan. Pemimpin yang mengutamakan kepentingan dan keselamatan orang lain daripada dirinya sendiri.

Sosok Hatta Rajasa adalah sosok berkarakter cerdas, bernas, jujur, dan berintegritas.Cerdas dan Bernas karena dengan pikiran-pikirannya yang brilian, Hatta menciptakan konsep ekonomi, Hattanomic, yang menyeimbangkan secara smart kepentingan nasional dan tetap menjaga hubungan luar negeri sebagai bagian masyarakat dunia dengan melindungi dan menguatkan industry dalam negeri guna menghadapi perdagangan bebas. Hattanomic menghindari resesi baru dunia tetap secara cerdik memproteksi kepentingan dalam negeri.Hatta adalah pribadi yang jujur dan berintegritas baik. Sebagai menter, Hatta menunjukan pribadi yang sangat hati-hati menggunakan anggaran negara. Sikap kehati-hatian inilah salah satu praktik menjaga kejujuran dalam perilaku politiknya. Sehingga, Hatta dikenal sangat berintegritas dan antikorupsi.

Hatta Rajasa memiliki karakter seperti Khalifah Utsman Bin Affan yang mengerti betul bagaimana memelihara ekonomi bangsanya dan memastikan setiap jiwa tercukupi pangan, sandang, dan papan, serta mencerdaskan kehidupan bangsanya melalui pendidikan dan memastikan kesehatan rakyat.Kombinasi Prabowo yang tegas dan berani dan sangat patriotis dengan sosok Hatta yang cerdas, bernas dalam mengawal ekonomi dan kerakyatan merupakan kombinasi kepemimpinan yang tepat untuk Indonesia saat ini. Indonesia membutuhkan tokoh politik yang mampu membangkitkan kepercayaan rakyat dan menegakkan harga diri bangsa. Indonesia juga membutuhkan stabilitas ekonomi, yang mengurusi kegiatan ekonomi rakyat untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat.[/spoiler]

[spoiler title=”4. Prabowo-Hatta, Keturunan Trah Mataram dan Sriwijaya-Majapahit-Sunda Galuh”]
Prabowo Subianto adalah keturunan ke-8 Trah Sultan Agung Mataram dan Kesultanan Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono (HB) I. Silsilahnya dimulai dari Sultan Agung ke Rdn Adipati Mangkuprojo, Rdn Tumenggung Indrajik Kartonegoro, Rdn Tumenggung Kertanegara atau Banyak Wide (salah satu Panglima dan tangan kanan Pangeran Diponegoro), Rdn Kartoatmojo. Rdn Kartoatmojo ini menikah dengan bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta RA Djojoatmojo. RA Djojoatmojo keturunan ke-4 dari Sultan HB I.

Selanjutnya hasil pernikahan itu menghasilkan keturunan Rdn Tumenggung Mangkuprojo dan berikutnya adalah Margono Djojohadikusumo. Margono adalah salah satu Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama Ir. Soekarno. Margono memiliki keturunan Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. Soemitro adalah ayah kandung Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

Sebagai anak pendiri bangsa dan negara Republik Indonesia, Prabowo memiliki darah kebangsaan yang sangat kuat, memiliki nasionalisme yang sangat mendalam. Prabowo tidak akan mempertaruhkan bangsa dan negara ini untuk kepentingan dirinya, keluarganya, atau golongannya. Silsilah dan trah Prabowo merupakan jaminan bagi bangsa ini untuk bangkit dan Berjaya dan tak bisa didikte oleh kepentingan asing yang akan merusak dan meruntuhkan bangsa ini.

Hatta Rajasa memiliki hubungan keturunan dari pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya atau Sri Kertarajasa yang nama lengkapnya Prabu Kertarajasa Jayawardhana (Nararya Sanggaramawijaya Sri Maharaja Kertajasa Jayawardhana 1293-1309).

Jika diurut dari kerajaan-kerajaan di Jawa, Hatta Rajasa masih terhubung dengan pendiri kerajaan Singasari, yakni Sri Rangga Rajasa, dan masih memiliki trah dengan kerajaan Sunda Galuh. Sebab, trah Raden Wijaya juga masih terhubung dengan kerajaan Singasari dan Sunda Galuh, karena Raden Wijaya merupakan puteri pasangan Rakeyan Jayadarma dan Dyah Lembu Tal. Ayahnya adalah putra Prabu Guru Darmasiksa, raja Kerajaan Sunda Galuh. Sedangkan ibunya adalah puteri Mahisa Campaka, seorang Pangeran Kerajaan Singasari. Raden Wijaya keturunan Jawa-Sunda.

Masa keemasan Majapahit dipimpin Hayam Wuruk atau dikenal dengan Sri Rajasanegara. Saat inilah Patih Gajah Mada mengikarkan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara.

Hatta Rajasa lahir di bumi Sriwijaya (Palembang). Jadi, sosok Hatta Rajasa ini gabungan trah-trah kerajaan Singasari-Majapahit dan Sriwijaya. Kombinasi trah raja-raja Jawa, Sunda, dan Sumatera.

Silsilah ini menjadi penting karena sejatinya Hatta Rajasa memiliki darah kepemimpinan dan pengukir sejarah kejayaan Nusantara. Hatta Rajasa kini terlahir sebagai Pemimpin Modern yang memiliki karakter pengabdian yang ditunjukan selama berabad-abad oleh sejarah pengabdian pada Bumi pertiwi guna mewujudkan kejayaan Nusantara, melayani rakyat dan melindungi bangsa dan negara.[/spoiler]

[spoiler title=”5. Prabowo-Hatta Lebih Pro Rakyat”]
Bahasa komunikasi Prabowo sangatlah pro rakyat. Jargon-jargonnya pun sangat memihak rakyat. Prabowo sangat humanis dan bekerja demi kesejahteraan rakyat.Program-program kerakyatan diciptakan lebih banyak untuk membangkitkan kerakyatan dan berpihak kepada rakyat. Program-program pengentasan kemiskinan, pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan, dan penciptaan lapangan kerja semata-mata guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

Prabowo identik dengan kerakyatan dan kemaslahatan.Pada saat yang sama, Hatta Rajasa merupakan sosok yang sarat pengalaman dalam menumbuhkan dan membuktikan implementasi program kerakyatan. Selama menjadi menteri koordinator perekonomian, Hatta Rajasa membuktikan dirinya sebagai pengonsep dan pelopor ekonomi kerakyatan.[/spoiler]

[spoiler title=”6. Prabowo-Hatta Menciptakan Tradisi Politik Baru”]
Prabowo mendirikan partai politik untuk membangun tradisi politik yang baik di parlemen dan menjadi alat politik untuk merealisasikan cita-cita politik yang bermartabat. Partai politik bukan alat mengeruk dan membobol anggaran negara tetapi sebagai pengawal rakyat dalam mengisi kemerdekaan melalui parlemen. Partai Gerindra menjadi penjaga Indonesia Raya guna menuju cita-cita kemerdekaan: adil dan sejahtera.

Prabowo adalah pendiri Partai Gerindra. Partai ini memiliki visi, misi, dan tujuan yang sama dengan Prabowo. Partai inilah yang menjadi kendaraan penting bagi Prabowo untuk merealisasikan mimpi-mimpinya membuat Indonesia Berjaya.Hatta Rajasa adalah sosok reformis yang mendobrak kebekuan Orde Baru. Bersama lokomotif reformasi Amien Rais, Hatta Rajasa menjadi salah satu tokoh yang ingin mewujudkan tradisi politik baru melalui penguatan parlemen dan efektifitas pemerintahan. Hatta menyeimbangkan dinamisasi parlemen dan eksekutif sebagai bagian penting representasi demokrasi kerakyatan.

Melalui Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta mengalami secara langsung penciptaan tradisi politik baru baik di pemerintahan maupun di parlemen. Hatta mendorong demokratisasi kerakyatan dalam praktik berpolitik yang santun, beretika, bersih, antikorupsi, melalui high politic.[/spoiler]

[spoiler title=”7. Prabowo-Hatta Adalah Gabungan Nasionalis-Religius”]
Prabowo dikenal sebagai nasionalis sejati. Di masa kekinian, Prabowo ingin menciptakan new nasionalism yang menginginkan sebuah kebangkitan baru rakyat dan bangsa Indonesia menuju Peradaban Baru Indonesia yang bermartabat, adil makmur, dan sejahtera.Dibesarkan dalam tradisi dan tokoh-tokoh nasionalis, Prabowo menolak kapitalisme dan liberalisme sebagai penguasa. Prabowo ingin mewujudkan nasionalis dan humanism sosial sebagai kombinasi ideology yang menyejahterakan rakyat pribumi. Bahwa kesejahteraan hidup adalah menjadi bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Bahwa nasionalis merupakan upaya untuk mewujudkan masyarakat madani.

Dengan kombinasi nasionalis dan sosial, Hatta Rajasa akan melengkapinya dengan kekuatan Religius Demokratis. Hatta dilahirkan dari keluarga religius dan demokratis. Keluarga yang taat beribah, menyembah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengagungkan Tuhan Penguasa Alam Semesta dan berjuang untuk menjadikan dirinya dan agamanya sebagai Rahmatan Lil Alamin, bermanfaat bagi alam semesta, bagi dunia, bagi kemajemukan bangsa, bagi kebhinekaan yang bersatu padu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prabowo-Hatta adalah kekuatan Nasionalis, Sosial, Religius, dan Demokratis (NASRED). Menjadi Indonesia yang berketuhanan, berperikemanusiaan, dalam keadaban, bersatu dalam kemajemukan, merakyat, adil dan makmur.[/spoiler]

[spoiler title=”8. Prabowo-Hatta Tokoh Inspiratif, Pemimpin Masa Depan”]
Prabowo-Hatta membuktikan dirinya sebagai tokoh inspiratif dan pemimpin masa depan. Keduanya adalah kekuatan reformasi yang mendobrak Orde Baru. Prabowo menciptakan reformasi dari dalam dan Hatta mendesakkan reformasi dari luar. Kombinasi inspirasi ini melahirkan kepemimpinan masa depan yang tangguh dan kuat.Padu padan Prabowo-Hatta juga bisa saling menguatkan. Prabowo seorang militer yang tegas dan berani. Hatta sosok pribadi yang jujur berintegritas yang memiliki kekuatan administrasi dan kecerdikan konsep dan strategi manajemen. Prabowo tokoh politik visioner, Hatta tokoh ekonomi kerakyatan.

Prabowo menyatukan bangsa dan negara, Hatta yang merawat kebhinekaan dan kemajemukannya. Prabowo yang membangun mercusuar kebangkitan dan peradaban Indonesia baru, Hatta yang menyiapkan infrastruktur dan anggarannya. Prabowo yang menghentak dunia dengan diplomasi dan kekuatan visi nasionalisnya, Hatta yang meletakkan konsep dan strateginya. Prabowo yang menyatukan bangsa dan negara, Hatta yang merawat kebhinekaan dan kemajemukannya.[/spoiler]

[spoiler title=”9. Prabowo-Hatta Kombinasi Militer-Sipil, NU-Muhammadiyah, Jawa-Luar Jawa yang Sempurna”]
Prabowo simbol pemimpin Jawa yang tegas dan berani. Kombinasi berbeda ditunjukkan Hatta Rajasa sebagai pemimpin luar Jawa yang jujur dan berintegritas. Kombinasi pemimpin Jawa dan Luar Jawa yang pas untuk pemerataan hasil-hasil pembangunan.Prabowo tokoh militer yang sangat memegang janji sapta marga, mencintai bangsa dan negaranya. Hatta Rajasa tokoh sipil yang sangat merakyat dan memegang janji suci kerakyatannya sehingga melahirkan konsep ekonomi kerakyatan Hattanomic.

Prabowo dikenal sangat dekat dengan NU dan hidup dalam tradisi nahdliyin dan Hatta Rajasa merupakan tokoh Muhammadiyah dan hidup dalam tradisi Muhammadiyah.

“Jika berangkat tugas, sebagai tentara, saya akan datangi kyai untuk minta amalan-amalan dan doa keselamatan,” kata Prabowo.[/spoiler]

[spoiler title=”10. Prabowo-Hatta Representasi Keindonesiaan dan Kejayaan”]
Prabowo-Hatta mewakili keindonesian dan keduanya sama-sama menggantungkan impian bagi kejayaan dan kemajuan bangsa dan negara ini. Prabowo-Hatta merepresentasikan harapan bangsa ini untuk lebih bermartabat, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan negara-negara di dunia.

Prabowo-Hatta merepresentasikan harapan seluruh rakyat untuk hidup lebih layak, lebih adil, dan lebih makmur. Prabowo- Hatta merepresentasikan keinginan seluruh elemen bangsa, laki-laki-perempuan, tua-muda, kaya-miskin, buruh-majikan, pelajar dan mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, petani, pedagang, pegawai, birokrasi, yang Islam dan non-Islam, untuk bisa bersatu padu, bersinergi, bangkit dari keterpurukan, bangkit dari kemiskinan, bangkit dari bangsa yang dihinakan menuju kepada kedaulatan, kemandirian, kesejahteraan, dan kemuliaan dengan segenap jati diri bangsa yang santun dan ramah.[/spoiler]

[/accordion]

Ayo dukung Prabowo-Hatta untuk Indonesia Bangkit! Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?


Sumber: www.prabowosubianto.info

Turun Tangan bersama Anies Baswedan
Article, Turun Tangan

Anies Baswedan: We are making history!

Teman-teman relawan,

[dropcap style=”flat”]S[/dropcap]aya mengapresiasi dukungan teman-teman yang luar biasa di Debat Final Konvensi. Dukungan teman-teman memberikan motivasi yang luar biasa kepada saya di atas panggung. Saya ingat ketika di sesi kedua, saat moderator bertanya, “Mana pendukung Anies?” Barisan relawan yang begitu banyak langsung memberi dukungan sampai membuat seisi ruangan terdiam menyaksikan teman-teman.

Turun Tangan bersama Anies Baswedan

Saya bangga karena akhirnya kita telah menyelesaikan debat konvensi ini secara terhormat. Kini publik menunggu jawaban dari Majelis Tinggi dan Komite Konvensi Demokrat.

Saat satu bulan lalu banyak orang yang ragu apakah konvensi harus dilanjutkan, sejak awal kita optimistis katakan bahwa konvensi ini harus diselesaikan. Konvensi ini proses yang benar, maka kita mendorong tradisi politik ini untuk terus dilanjutkan. Dan kita akan terus kawal proses ini hingga tuntas.

Sikap saya mengenai konvensi ini juga saya kemukakan dalam closing statement di debat final konvensi lalu. Teman-teman bisa bagikan pesan optimistis yang saya sampaikan dalam closing statement tersebut pada khalayak ramai, biarkan ikhtiar dan rasa optimistis kita ini menyebarluas.

Setiap kita pasti punya kesan mendalam dari keikutsertaan kita dalam proses ini. Saya sarankan tuliskan pengalaman teman-teman yang paling berkesan. Teman-teman bisa tuliskan itu di blog yang diinisiasi oleh teman relawan. Kita ingin tulisan-tulisan tersebut hadir sebagai sebuah pelajaran politik bersih bagi generasi-generasi selanjutnya. Tulis dan ingatlah bahwa kita pernah terlibat dalam mendorong perubahan politik di negeri ini dengan cara-cara yang mulia.

Debat Final Konvensi memang sudah selesai, tapi ingat perjalanan kita masih panjang. Saya ingat pada saat ini dimulai banyak pertanyaan yang hadir tapi kemudian saya katakan begini, Indonesia saat ini penuh dengan opini bermacam-macam, tapi kita semua bukan takut pada opini hari ini, kita harus lebih takut pada opini sejarawan di masa depan.

Karena itu kita memilih untuk TurunTangan. Memilih untuk mengatakan pada generasi mendatang bahwa kita tak tinggal diam, kita memilih untuk turun tangan. Dan dengan bangga kita bisa katakan, “We are making history!”

Salam Hangat,
Anies Baswedan


Tulisan di atas adalah kiriman email dari Anies Baswedan kepada relawan Turun Tangan. Saat ini, sudah lebih 20.000 orang bergabung sebagai relawan, mari bersama lunasi janji kemerdekaan. Ayo bergabung!

Close